Home Industry 'Nata de Coco' Dicampur Pupuk ZA di Sleman, Ini Pengakuan Pemilik

- detikNews
Rabu, 01 Apr 2015 19:11 WIB
Sleman - Polisi menggerebek rumah yang dijadikan pembuatan nata de coco atau sari kelapa di Godean, Sleman. Pemilik pabrik bernama Danang Eko Haryanto (36) diamankan. Ini pengakuannya.

Danang mengakui bahwa nata de coco atau sari kelapa buatannya menggunakan bahan pupuk ZA. Namun dia menyatakan nata de coco yang diproduksinya aman karena sudah diujikan dan mendapat sertifikat di laboratorium.

Danang telah membuat nata de coco selama lebih kurang 5 tahun. Namun baru menempati pabriknya di bekas gedung SD Semarang III, Dusun Sembuh Lor, Desa Sidomulyo, Kecamatan Godean, Sleman, selama satu tahun terakhir. Produknya disetorkan ke perusahaan makanan/minuman olahan di Jawa Barat.

"Kalau soal menggunakan pupuk ZA itu sudah sesuai dengan aturan. Tidak membahayakan karena saat larut dalam air kelapa yang mendidih, zat tersebut langsung terurai," kata Danang di Mapolres Sleman.

Sementara itu Kapolres Sleman, AKBP Faried Zulkarnain menambahkan dari pengakuan pemilik pabrik sudah beroperasi selama lima tahun dan beberapa kali pindah tempat. Dia belajar secara otodidak dalam pengolahan nata de coco. Hasil olahan mentah kemudian disetorkan ke pabrik.

"Setiap hari berproduksi 100 kg dengan omzet Rp 8-10 juta per bulan. Sedangkan proses pembuatan nata de coco dicampur dengan pupuk ZA bahan lain seperti air kelapa, cuka dan gula pasir," kata Faried.

(bgs/try)