Awas! Jalan Matraman Raya Rawan Jambret

- detikNews
Rabu, 04 Feb 2015 23:22 WIB
Jakarta - Aksi penjambretan di wilayah Jabodetabek masih marak terjadi. Tak hanya di Depok, penjambretan juga kerap terjadi di Jakarta, tepatnya di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur.

Jambret di kawasan tersebut nampaknya cukup profesional. Sebelum menjalankan aksinya, mereka terlebih dahulu melakukan orientasi medan alias memantau calon sasaran dan kondisi lingkungan.

Seperti yang dialami oleh seorang karyawati swasta, Bilkis (26) pada Jumat (30/1/2015) lalu. Kala itu sekitar pukul 22.00 WIB, Bilkis makan malam bersama 4 orang kawannya di sebuah warung makan kaki lima khas masakan Korea di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur.

Warung tersebut beratapkan terpal dengan sekat di bagian depan berupa papan setinggi dada. Sehingga suasana di dalam warung dapat terpantau dari kejauhan. Di mana ternyata pejambret tersebut telah berdiri cukup lama di parkiran motor di depan warung kaki lima itu.

Kehadiran pejambret yang mengenakan helm ini tak disadari oleh Bilkis dan kawan-kawannya. Hingga akhirnya sekitar pukul 23.00 WIB, pria berwajah oval dan berjaket hitam ini dengan santainya mengambil tas punggung Bilkis yang diletakkan di meja.

Nampaknya ia telah terlatih untuk menjambret dengan aksi yang tidak mencolok. Bilkis bahkan sempat mengira hal itu adalah ulah temannya yang iseng.

"Tas guee!" teriak Bilkis yang akhirnya sadar bahwa tas punggungnya diambil oleh orang asing. Seluruh barang bawaannya seperti dompet berisi uang, ATM dan berbagai kartu identitas penting lainnya serta kamera Samsung Galaxy Camera tersimpan di tas punggung itu.

Ia dan temannya langsung lari mengejar pelaku yang ternyata tak hanya beroperasi seorang diri. Teriakan Bilkis yang cukup keras tersebut mengundang perhatian warga. Mereka berusaha ikut mengejar, namun gagal.

Rupanya pria misterius tersebut telah ditunggu temannya yang berada di atas motor matic warna merah dengan jarak sekitar 50 meter dari warung. Motor mereka pacu sekencang mungkin untuk melarikan diri dari kejaran massa. Keduanya nyaris terjatuh di depan Kantor Litbang TNI, namun langsung berhasil menguasai motor dan kembali ngebut.

"Kalau sempat jatuh, pasti dikeroyok massa mereka," kata salah seorang petugas parkir, Rahman.

Sebab menurut Rahman, peristiwa serupa tak hanya kali ini terjadi. Penjambretan di kawasan Jalan Matraman Raya sudah sering terulang, khususnya setiap Jumat dan Sabtu malam.

"Bahkan tadi warga sudah ngumpul nungguin mereka beraksi. Cuma karena sudah agak malam nggak ada kejadian, dipikir warga aman. Mereka bubar. Eh ternyata kejadian," urainya.

Menurut warga setempat, Heru, dalam aksinya para pejambret ini kerap gonta ganti kendaraan. Sebelumnya selain mengendarai motor matic merah, mereka juga pernah terlihat mengemudikan motor matic warna putih.

"Modusnya hampir sama juga sebelumnya. Yang satu ngintai, satunya nunggu di motor," katanya.

Bilkis langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Jakarta Timur yang terletak tak jauh dari lokasi penjambretan.

(kff/vid)