3 Warisan Strategi Jokowi yang Jadi Acuan Ahok-Djarot

- detikNews
Kamis, 18 Des 2014 10:33 WIB
3 Warisan Strategi Jokowi yang Jadi Acuan Ahok-Djarot

Ahok resmi melantik Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Ahok langsung menantang wakilnya itu untuk berebut kerja membenahi Ibukota, seperti strategi saat mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dahulu.

"Saya ditanya soal pembagian kerja. Saya bilang dulu bahwa dengan Pak Jokowi enggak ada pembagian kerja. Justru yang ada kita dua rebutan kerja tapi kita enggak pernah berantem," kata Ahok dalam sambutannya di ruang Balai Agung, Balai Kota, Rabu (17/12/2014).

Dia menyatakan dengan teknik pembagian kerja yang begitu, dia dan Jokowi justru bisa saling menyokong satu sama lain. Namun keduanya sepakat jika salah satu pihak sudah memulai maka yang lainnya tidak ikut lagi.

"Ya memang tujuannya buat Jakarta baru mana mungkin berantem. Enggak korupsi, tidak terima uang, tidak ada kepentingan. Kita betul-betul bekerja kok, mana mungkin berantem. Pak Jokowi bilang kalau berebut duit ya mungkin berantem, kalau rebut kerja enggak," ujarnya.

Orang nomor satu di DKI itu pun berharap kerjasama dengan Djarot bisa dilakukan dengan strategi yang sama seperti yang dilakukan dengan Jokowi.

"Strategi saya dengan Pak Jokowi sama, dengan Pak Djarot juga sama," pungkasnya.

Menanggapi tantangan Ahok, Djarot bersedia rebutan kerja. "Siap berebut kerja, dan tadi baru saja dapat tugas pertama, yaitu mendampingi Presiden (Jokowi) di Monas dan sekaligus melaporkan nanti, kan juga disampaikan Keppres (soal pengangkatan Djarot sebagai Wagub) sudah dieksekusi oleh Pak Gubernur,” kata Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014).

Sore ini, Djarot meluncur ke kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk mengikuti penutupan pameran Alutsista. Dia mengganti seragam pakaian dinas upacaranya yang serba putih lalu mengenakan batik. Ahok sendiri tidak ikut acara tersebut.