Dua Polisi Terluka Kena Lemparan Batu Mahasiswa yang Ricuh di Jl Diponegoro

- detikNews
Rabu, 03 Des 2014 21:59 WIB
Foto: Yudhistira/detikcom
Jakarta - Demo mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat berujung ricuh. Dua anggota Polres Jakarta Pusat yang ikut mengamankan aksi itu menjadi korban luka terkena lemparan batu pendemo.

Dua petugas polisi yang terluka yakni Wakasat Serse Kompol Panji dan Brigadir Revi. Keduanya terluka pada bagian kepala setelah terkena lemparan batu dari para pengunjuk rasa.

Demonstrasi berlangsung sejak sore tadi sekitar pukul 17.00 WIB. Awalnya pendemo yang berjumlah sekitar 40 mahasiswa itu hanya menggelar orasi dan membakar ban. Akibat aksi mereka, lalu lintas di jalan tersebut mengalami kemacetan. Namun memasuki malam, aksi para mahasiswa semakin panas dan berujung ricuh. Polisi terpaksa membubarkan aksi menggunakan water cannon.

Polisi mengamankan delapan mahasiswa, yaitu Duha Ramadani dari UI, Bayu Baskoro (UI), Mohammad Ihsan (UI), Heru (Mercu Buana), Feri Andriansyah (Mercu Buana), Angelus Pinto (IISIP), Rusli Lajauja (UBK), dan Jeth Hobar Aretar (Pancasila).

"Untuk sementara ada delapan mahasiswa yang ditangkap karena membakar dan melakukan provokasi," kata Wakapolres Jakarta Pusat, AKBP Umar Surya Fana di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2014).

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari pendemo antara lain 3 botol pecahan bom molotov, 6 buah bekas kembang api, 3 buah balok, 8 bambu, 10 buah konblok, 45 buah batu, 3 pecahan asbes, 1 buah mikrofon, dan 1 buah pecahan pot.

(tfn/rmd)