Keren! Indonesia Sudah Punya Teknologi Anti Sadap

ADVERTISEMENT

Keren! Indonesia Sudah Punya Teknologi Anti Sadap

- detikNews
Kamis, 06 Nov 2014 18:50 WIB
Salah satu alutsista TNI produk dalam negeri yang dipamerkan dalam Indo Defence 2014 di Kemayoran.
Jakarta - Berbagai alat pertahanan dipamerkan dalam acara Indo Defence 2014 Expo&Forum yang digelar oleh Kementerian Pertahanan. Salah satu teknologi yang dipamerkan dalam acara ini adalah software anti sadap yang merupakan produksi dalam negeri.

Teknologi anti sadap ini dibuat oleh PT Indoguardika Cipta Kreasi (ICK) dan memilik 3 produk terbaru yakni voice guard, chat guard dan TiO Guard. Voice guard merupakan layanan aplikasi berbasis VOIP (voice over internet protocol) dengan metode pengacakan data (enskripsi). Sementara Chat Guard sendiri merupakan aplikasi instant messaging berbasis data yang juga terenkripsi.

"Sektor privat sudah mulai memasuki pasar bebas. Coba bayangkan kalau data bisnis kita bisa disadap oleh negara lain. Suatu institusi seperti perbankan membutuhkan suatu sistem keamanan. Aplikasi anti sadap ini bisa digunakan semua lini baik sipil pemerintahan maupun militer," ujar Research and Production Director PT ICK, Sujoko.

Hal tersebut diungkop Sujoko di booth PT ICK di Indo Defence 2014 Expo&Forum di JIExpo Kemayoran, Jakpus, Kamis (6/11/2014). Menurut Sujoko, PT ICK sendiri sudah memiliki layakanan aplikasi SMS Guard yang sudah beredar sejak setahun lalu. Aplikasi ini menggunakan private server.

Aplikasi Voice Guard, Chat Guard, dan SMS Guard merupakan aplikasi multiplatform yang bisa digunakan di iPhone, Android, BlackBerry, dan Symbian. ICK disebut menggunakan AES-256, algoritma standar militer untuk ketiga produk tersebut.

Sujoko menjelaskan teknologi anti sadap perusahaan IT Security ini sudah berstandar internasional. Algoritma, protokol, dan IT Security yang digunakan sudah berstandar internasional.

Dia juga mengatakan, algoritma, protokol, key management, aplikasi dan hardware berenkripsi yang dikembangkan, selain untuk kepentingan pemerintahan sipil bisa dimodifikasi untuk kepentingan militer.

“Untuk kepentingan pemerintahan sipil misalnya, teknologi kami dapat dikembangkan dan diimplementasikan untuk melindungi keamanan data program e government. Sementara untuk militer, teknologi anti sadap tersebut mendukung jalur komunikasi aman personel militer maupun kepentingan operasi via jaringan mobile, kabel, maupun jalur data. Semuanya untuk mendukung konsep cyber defence Indonesia,” tambah Sujoko.

"TiO (Theree in One) Guard adalah perangkat pengamanan yang mampu mengamankan transaksi suara, fax, dan data melalu kabel telepon. Pakai metode enkripsi juga. Seluruh produk kita jamin anti audit, anti forensik dan tak dapat dilacak," jelas Sujoko.

Sujoko pun menyatakan ICK akan bekerja sama dengan pemerintah. Rencananya perusahaan IT ini juga akan membuat keamanan komunikasi melalui internet, saat ini masih dalam proses penyempurnaan.

"Jika pemerintah butuh untuk membaca data yang ada di kami maka kami akan berikan. Jika pemerintah memberikan larangan terhadap seseorang tertentu karena melakukan suatu tindak pidana baik itu korupsi maupun terorisme maka kami juga ikut melakukan pencegahan," tutur Sujoko.

"Jangan-jangan KPK butuh sistem kami. Jangan sampai rencana penangkapan-penangkapan para koruptor bocor karena ada yang mencuri data sehingga si koruptor yang akan ditangkap mendapat info duluan dan lari," tutupnya.

(ear/rmd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT