DetikNews
Selasa 14 Oktober 2014, 11:12 WIB

Penanganan Kriminalitas Menurun, Wakapolda Metro Sindir Anggota Reserse

- detikNews
Penanganan Kriminalitas Menurun, Wakapolda Metro Sindir Anggota Reserse Ilustrasi
Jakarta - Pada semester 1 tahun 2014, penanganan kriminalitas di wilayah hukum Polda Metro Jaya menurun. Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Sujarno, menyindir kinerja anggota reserse atas penurunan kinerja ini.

Sindiran tersebut dilontarkan dalam acara Revitalisasi Kring Serse yang dihadiri 1.435 personel reserse kriminal di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Program Kring Serse, menurut Sujarno sebetulnya sudah ada di Polri sejak tahun 1970-an.
 
Namun belakangan terhenti, sehingga penanganan aksi kriminalitas menurun. "Dulu unjuk rasa belum banyak. Sekarang sudah banyak nangani unjuk rasa, kring sersenya banyak yang matisuri," kata Sujarno disambut tawa para anggota Reserse di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/10/2014).

Ia mengimbau anggota reserse tak ragu dalam menindak tegas pelaku kejahatan. Bahkan ia tak segan-segan memerintahkan para bawahannya itu untuk menembak pelaku kejahatan jalanan.

"Anda bawa senjata. Buat apa senjata itu, buat nembak. Bukan buat ngelempar," katanya.

Anggota reserse juga tak perlu takut dengan tuduhan pelanggaran HAM. Sebab mereka bertugas membasmi kejahatan dan apa yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan.

"Saya takut juga nih, jangan-jangan ada anggota serse yang sejak lulus dulu belum pernah meletuskan senjata api," ujar Sujarno.

Ada kekhawatiran tersendiri di mata Sujarno jika hal itu terjadi. Kebiasaan terlalu berhati-hati menggunakan senjata api dapat membuat polisi tidak terlalu peduli dengan senjata miliknya.

"Kalau nggak pernah dipakai, bisa ketinggalan di rumah, bisa hilang diambil pelaku (kejahatan)," katanya.

Sujarno mengaku baru saja mendapat laporan penemuan 2 senjata api dari tangan perampok. Salah satu dari senjata api tersebut adalah senjata api pabrikan.

"Nanti jangan-jangan setelah kita cek, ternyata itu adalah senjata kita yang hilang. Apa harus begitu?" tuturnya.




(kff/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed