KMP Akan Revisi UU Perbankan dan Migas karena Dianggap Terlalu Liberal

- detikNews
Rabu, 08 Okt 2014 15:55 WIB
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut lembaganya akan merevisi sejumlah undang-undang. Dua undang-undang di antaranya yakni UU Perbankan dan UU Migas.

"Pokoknya (yang diubah) yang semangatnya terlalu pro liberal. Misalnya saja UU Perbankan dan UU Migas," ujar Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2014).

Ketika alat kelengkapan sudah dibentuk maka DPR akam melakukan pengkajian terhadap undang-undang tersebut. Para ahli pun akan diundang untuk melakukan pengkajian.

"Ini yang harus kita koreksi dan mengembalikan undang-undang yang bersifat liberal ke nasional dan akan kita sesuaikan dengan Undang-Undang Dasar," imbuh Fadli.

Selain itu, DPR pun akan mengkaji mengenai perlu atau tidaknya melakukan amandemen UUD 1945. Bila memang sudah tak sesuai maka ada kemungkinan untuk diamandemen.

"Sejauh ini kita belum melihat pembicaraan nanti kawan-kawan akan mengkaji itu. Kalau ada hal-hal yang menyimpang kan ada mekanismenya. Tidak mudah mengamandemen UUD 1945," pungkas Waketum Gerindra tersebut.

(bpn/mad)