detikNews
Selasa 16 September 2014, 09:19 WIB

IDI Siap Bantu Dokter Bambang yang Dipenjarakan dengan Pasal Kedaluwarsa

- detikNews
IDI Siap Bantu Dokter Bambang yang Dipenjarakan dengan Pasal Kedaluwarsa dr Bambang Suprapto
Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) siap memberi bantuan hukum terkait vonis pidana yang dijatuhkan Mahkamah Agung (MA) kepada dokter Bambang Suprapto. IDI yakin vonis kepada dokter Bambang murni cacat hukum karena ancaman pidana di kasus itu sudah dianulir oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau dia butuh bantuan hukum kita pasti siap membantu. Kita juga sedang menunggu laporan Biro Hukum IDI untuk melihat duduk perkaranya," ujar Ketua IDI, dr Zainal Abidin, saat dihubungi detikcom, Selasa (16/9/2014).

Zainal menegaskan, vonis penjara yang diberikan oleh majelis kasasi yang diketuai hakim agung Artidjo Alkotsar adalah hal yang keliru. Dia mengatakan, hukuman untuk dokter Bambang yang tidak memiliki izin ialah hukuman denda.

"Itu majelisnya salah! Harusnya hukuman itu denda,karena kita kan sudah judicial review waktu itu ke MK," ucap dr Zainal.

Dia mengatakan, sejak kemarin sudah banyak yang menghubungi terkait kasus malpraktik hukum yang dialami oleh dokter Bambang. Zainal belum mengambil sikap terkait langkah hukum kepada majelis MA yang diyakininya tidak cermat.

"Kita tunggu laporan IDI cabang setempat karena kita harus lihat detail dulu baru bisa mengambil sikap," terang dr Zainal.

Hingga saat ini, pejabat resmi MA belum memberikan pernyataan apa pun atas putusan kontroversial itu. Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Ridwan Mansyur sudah dihubungi berkali-kali tetapi belum memberikan penjelasan atas vonis dr Bambang. Di sisi lain, hakim agung Gayus Lumbuun telah meminta MA untuk terbuka ke publik.


(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed