DetikNews
Senin 25 Agustus 2014, 02:48 WIB

Wasekjen: PKB Tak Mau Jadi Partai Asal Bapak Senang

- detikNews
Jakarta - Partai kebangkitan Bangsa (PKB) tetap menolak usulan menteri kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla harus melepaskan jabatan di parpol. Wasekjen PKB Daniel Johan menyebut partainya tak ingin menjadi parpol yang naif dan munafik.

Menurut Daniel, konstitusi telah mengamanatkan partai politik sebagai bagian utuh dari sistem dan pilar demokrasi Indonesia. Termasuk sebagai wadah melahirkan kepemimpinan nasional.

"Sehingga ide menteri harus melepaskan jabatannya di partai tidak dikenal dalam konstitusi dan bukan ukuran untuk menilai baik-buruknya kinerja seorang menteri," ujar Daniel dalam pesan singkatnya, Minggu (24/8/2014).

Daniel menyatakan fungsi dan peran partai juga bagian utuh yang tidak dapat dilepaskan dalam memperkuat sistem presidensial sebagaimana yang diperjuangkan Jokowi. PKB menurutnya tidak mempertentangkan apakah kabinet diisi dari kader dan menjabat struktural partai ataupun tidak.

"Tapi juga jangan mempertentangkan dan meniadakan peran dan fungsi partai dalam mewujudkan tujuan bernegara sesuai cita-cita proklamasi," kata Daniel.

"Ini juga bagian dari sikap jujur kami. PKB tidak ingin menjadi partai yang naif-munafik, yang asal bapak senang tapi ternyata tidak loyal dan mukul dari belakang," lanjut anggota DPR terpilih ini.

Karena itu Daniel menegaskan partainya bertujuan memperkuat kepemimpinan Jokowi dan bukan sebaliknya. Semua pihak disebut Daniel harus siap bekerja keras mewujudkan cita-cita politik Jokowi guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, melayani, efektif, dan solutif.

"Bagi PKB yang penting semua yang duduk di kabinet memiliki kepemimpinan yang komitmen dan visinya sama dengan presiden terpilih Jokowi," tutup Daniel.




(ear/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed