detikNews
Rabu 20 Agustus 2014, 11:54 WIB

Pemilu Tanpa Aroma Politik di Bantaeng

- detikNews
Pemilu Tanpa Aroma Politik di Bantaeng
Jakarta - Suhu politik yang memanas sepanjang tahun ini tak terasa di Bantaeng. Kota indah yang terletak di Sulawesi Selatan ini tetap adem di tengah ramainya pertarungan politisi.

"Bantaeng itu nggak ada yang datang kampanye. Kita siapin beberapa lapangan tempat kampanye, partai-partai nggak ada yang mau, nggak ada yang datang," kata Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah, saat berkunjung ke kantor detikcom di Jl Warung Buncit, Jakarta Selatan, Rabu (20/8/2014).

Ada sejumlah petinggi parpol yang sempat ingin memasang atribut kampanye. Namun niat itu diurungkan.

"Ada yang telepon mau pasang atribut, saya silakan saja, Pak, nanti dilihat saja daerah yang bisa dipasangi. Saya cek cek kapan masangnya, takutnya dicabut, ternyata nggak datang mau masang karena tidak ada yang masang, kita malu sendiri," kata Nurdin yang mengenakan batik cokelat ini sembari tertawa.

Nurdin memang membuat aturan larangan memasang atribut kampanye di sepanjang jalan kota Bantaeng. "Saya bilang baliho itu bukan di pohon, tapi di hati rakyat," katanya.

Memerintah Bantaeng sejak tahun 2008, Nurdin telah melakukan banyak penataan. Dia membagi pengembangan Bantaeng menjadi tiga zona yakni klaster pesisir, klaster dataran rendah, dan klaster dataran tinggi. Wajah Bantaeng yang gersang dan miskin kini menjadi bersih, segar, produktif, dan menjadi daya tarik masyarakt di sekitarnya.


(van/trq)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com