Ibu kandung Wenni, Jamaliah, mengatakan, waktu lahir ia memberi nama anaknya Raudatul Jannah. Saat tsunami, Rauda hilang setelah terlepas dari tangannya dan diseret gelombang besar.
"Sekarang namanya sudah Wenni, mungkin waktu itu ia tidak ingat namanya," kata Jamaliah saat dihubungi detikcom, Kamis (7/8/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat menjemput Wenni, Jamaliah datang dengan mengajak perangkat desa Pangong Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, tempat ia tinggal sebelum tsunami. Perangkat desa tersebut dibawa sebagai saksi.
"Sebenarnya kami ingin membawa pulang Wenni saat puasa. Tapi nenek yang mengasuhnya meminta agar kami membawa pulang Wenni setelah lebaran," jelasnya.
Menurut Jamaliah, dirinya tiba di Aceh Barat pada Rabu (6/7/2014) sekitar pukul 02.00 WIB. "Kami sangat bahagia karena bisa bertemu kembali dengan Wenni," ungkap Jamaliah.
(try/try)
