ADVERTISEMENT

KPK Tindak Lanjuti Laporan Ekspor Timah Ilegal di Bangka Belitung

- detikNews
Selasa, 22 Jul 2014 07:45 WIB
Jakarta - KPK mendapatkan laporan adanya dugaan ekspor timah ilegal di Bangka Belitung. Lembaga antikorupsi ini sedang menelaah dan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

"Laporan sekarang dalam tahap verifikasi dan investigasi," ujar Ketua KPK Abraham Samad menjawab pertanyaan mengenai laporan tersebut, Selasa (22/7/2014).

Pekan lalu, tim Panja Timah DPRD Bangka Belitung yang diketuai oleh Eka Mulya Putra bersama dengan belasan anggota dewan lainnya, melaporkan dugaan permainan tambang timah tersebut ke KPK. "‎Semoga dapat ditindaklanjuti oleh KPK terkait dengan kerugian negara di sektor pertambangan timah," kata Eka di kantor KPK Selasa petang.

‎Modus permainan pertambangan timah tersebut, kata Eka, yakni dengan adanya cukong-cukong yang ikut bermain. Dia juga mencium adanya ekspor timah ilegal.

"Terdapat selisih data ekspor timah selama periode 2003-2014 antara yang dicatat oleh pemerintah dan data yang diterima negara pembeli," kata Eka membacakan temuan panja.

Eka juga menyatakan, ada beberapa perusahaan yang masih menunggak royalti sebesar Rp 6,87 miliar. Ada pula insiden-insiden penangkapan kapal-kapal liar yang melakukan penyelundupan timah dari Bangka Belitung ke luar negeri. "Dari berulangnya kasus penyelundupan dan perdagangan timah ilegal, dengan berbagai modus, dapat disimpulkan bahwa penegakan hukum tidak berjalan," ujar Eka.

Eka lantas menyerukan gagasannya, agar pedagangan timah di Indonesia dilakukan dalam satu bursa. Menurutnya, hal itu bisa efektif untuk menstabilkan harga. "Kami meminta KPK untuk melakukan pengawasan di bidang tata niaga timah, sehingga tumbuh iklim penegakan hukum dan efek jera bagi pelaku pelanggaran," kata Eka.

(fjr/fjr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT