detikNews
Selasa 03 Juni 2014, 22:02 WIB

Kapolri: Tidak Boleh Rumah Jadi Tempat Ibadah, Itu Aturan!

- detikNews
Kapolri: Tidak Boleh Rumah Jadi Tempat Ibadah, Itu Aturan!
Jakarta - Berkaca dari kasus penyerangan di Sleman dan Yogyakarta terhadap jemaat yang tengah melakukan ibadah, Kapolri berharap tidak ada lagi rumah yang dijadikan tempat ibadah.

"Rumah dijadikan tempat ibadah tidak boleh. Itu ketentuan!" ujar Kapolri Jenderal Sutarman dalam paparan di hadapan ratusan Pamen dan Pati Polri di Gedung PTIK, Jl Tirtayasa, Jakarta Selatan, Selasa (3/6/2014).

Sutarman mengatakan, kegiatan keagamaan diperbolehkan dilakukan di rumah apabila tidak dilakukan rutin.

"Bukan dalam artian rutin mingguan. Itu tidak boleh. Kalau rumah dijadikan tempat solat Jumat itu tidak boleh, kebaktian setiap minggu itu tidak boleh, " tegas Sutarman.

 Dia meminta jajarannya untuk berkoordinasi dengan Pemda setempat terkait permasalahan tersebut. Namun, apabila terjadi pelanggaran hukum maka menjadi tugas Polri dalam penegakan hukumnya.

"Masyarakat tidak boleh main hakim sendiri," imbau Sutarman.

Mengutip laporan dari jajarannya di Yogyakarta, bahwa lokasi kejadian di Sleman pernah dijerat Tindak Pidana Ringan (Tipiring) pada Januari lalu. Namun, dia menyayangkan apa yang telah dijeratkan tersebut terulang kembali.

"Yang di Yogya jangan terulang, jangan terjadi di tempat lain," tegas Sutarman.




  • Kapolri: Tidak Boleh Rumah Jadi Tempat Ibadah, Itu Aturan!
  • Kapolri: Tidak Boleh Rumah Jadi Tempat Ibadah, Itu Aturan!

(ahy/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com