detikNews
Selasa 03 Juni 2014, 14:48 WIB

Kasus Penyerangan Rumah Warga di Sleman, Tersangka Tolak Beri Keterangan ke Polisi

- detikNews
Yogyakarta - Polisi baru menangkap satu tersangka penyerangan rumah warga milik Julius Fellicianus di perumahan STIE YKPN Tanjungsari, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman. Namun hingga kini, tersangka juga belum mau memberikan keterangan kepada Polisi.

Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anny Pudjiastuti mengatakan, tersangka berinisial KH menolak memberikan keterangan karena meminta didampingi pengacara. Tersangka meminta didampingi pengacara dari pondok pesantren tempatnya, dan menolak pengacara yang disiapkan dari kepolisian.

"Tersangka belum bersedia beri keterangan. Kita siapkan pengacara tapi dia menolak, dan meminta pengacara dari Ponpesnya yang berada di Dogelan, Jalan Kaliurang, Sleman," kata Anny Pudjiastuti di Mapolda DIY, Selasa(3/6/2014).

Namun dari pemeriksaan awal, tersangka melakukan penyerangan karena merasa terganggu. Setiap ada kegiatan ibadah rosario di rumah Julius Fellicianus, akses jalan selalu dipenuhi oleh kendaraan bermotor sehingga akses warga terganggu. Aksi penyerangan tersebut terjadi karena emosi spontan.

"Polisi masih mencari 2 pelaku penyerangan yang sudah diketahui identitasnya. Inisialnya AS dan BH,"katanya.

Sampai sekarang, kepolisian memeriksa sebanyak 16 saksi saat di lokasi kejadian dan juga peserta ibadah rosario. Saksi-saksi kemungkinan masih bisa bertambah.




(try/ndr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com