Gunung Soputan Siaga, Warga Belum Perlu Mengungsi

- detikNews
Kamis, 01 Mei 2014 12:55 WIB
Jakarta - Aktivitas Gunung Soputan yang terletak di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara terus menunjukkan peningkatan. Sehingga statusnya dinaikkan dari Waspada ke Siaga.

"Terhitung mulai hari ini pukul 11.00 Wita," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (1/5/2014).

Hal ini didasarkan hasil pemantauan secara kegempaan Gunung Soputan sejak bulan Januari hingga 1 Mei 2014 pukul 06.00 Wita, dimana terjadi peningkatan jumlah Gempa Guguran, Gempa Hembusan dan Vulkanik Dalam. Terutama kegempaan pada tanggal 30 April hingga 1 Mei 2014 secara signifikan.

"Hasil pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Soputan secara visual teramati hembusan asap kawah putih hingga sedang dengan tinggi 50 - 100 meter di atas puncak Gunung Soputan," ujar Sutopo.

Atas hal ini, masyarakat diminta agar tidak beraktivitas pada radius sekitar 6,5 km dari puncak gunung guna menghindari ancaman guguran lava dan awan panas guguran. Selain itu juga dilarang melakukan pendakian, wisata dan aktivitas lain pada radius 6,5 km.

"Masyarakat dihimbau tetap tenang. Jangan terpancing isu menyesatkan. Masyarakat belum perlu mengungsi," ujarnya.

Saat ini ada 568 jiwa penduduk yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) 3 dan 599 jiwa di KRB 2. Dengan demikian di Sulawesi Utara saat ini ada 3 gunung api berstatus Siaga yaitu Soputan, Karangetang (sejak 3 September 2013) dan Lokon (sejak 27 Juli 2011). Total di Indonesia saat ini ada 5 gunung api status Siaga yaitu Slamet, Rokatenda, Sinabung, Lokon, Soputan dan Karangetang.

"Sedangkan 19 gunung api lain berstatus Waspada," pungkasnya.



(asp/mok)