Ali Masykur Ibaratkan Peran BPK-KPK Seperti Olahraga Sepakbola

- detikNews
Selasa, 25 Feb 2014 12:13 WIB
Ali Masykur di UNSIKA Karawang
Jakarta - Anggota BPK Ali Masykur Musa tak masalah bila peran BPK dalam pemberantasan korupsi kalah pamor bila dibandingkan dengan KPK. Ia mengibaratkan peran BPK dan KPK saling mendukung seperti para pemain sepakbola.

"Dalam pemberantasan korupsi, yang paling dikenal KPK kan? Tapi KPK bolanya operan dari BPK. Hasil pemeriksaan BPK disidik dan diberkas menjadi tindak pidana korupsi. Yang dikenal KPK tidak apa-apa, BPK di balik layar tidak apa-apa yang penting sama," kata Ali Masykur di Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), Jl. HS Ronggo Waluyo, Karawang, Jawa Barat, Selasa (25/2/2014).

Hal ini ia ungkapkan di depan ratusan mahasiswa yang menjadi peserta seminar bertema "Peran BPK RI: Implementasi Penegakan Tindak Pidana Korupsi." Dengan mengibaratkan KPK dan BPK sebagai pemain sepakbola dari klub Liga Inggris Chelsea, Ali Masykur menjelaskan hubungan antara KPK dan BPK.

"Kerjasama BPK dan KPK seperti sepakbola. Chelsea kan yang dikenal Hazard dan Torres karena mereka penyerang, mereka yang ngegol. Tapi ada juga beknya. Perannya sama," ujar pria yang saat ini menjadi capres konvensi Partai Demokrat.

Pria yang juga akrab disapa Cak Ali ini lalu memaparkan kinerja BPK dalam memberantas korupsi.

"Di 2012 ada 709 objek pemeriksaan. Temuannya 12.947 kasus, nilai inefesiensinya Rp 9,72 triliun. Salah satunya program bansos. Kerugiannya Rp 1,3 triliun. Itu dicairkan tapi tidak disalurkan kepada rakyat. Itu adalah uang rakyat yang seharusnya untuk kepentingan rakyat," papar Ali Masykur.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum ISNU ini lalu menasehati para mahasiswa untuk menjauhi tindakan korupsi sekecil apa pun, dimulai dengan tidak mencontek. Ali Masykur lalu membagikan pengalaman dan tips untuk menjadi mahasiswa sukses.

"Saya orang yang senang berorganisasi dan untuk kepentingan banyak orang. Tapi dulu saya lulus tercepat, IP tertinggi dan jadi mahasiswa teladan. Kuncinya ada tiga: K untuk Kepemimpinan, P untuk Profesional, dan I untuk Integritas," tutupnya.



(mpr/mpr)