DetikNews
Rabu 05 Februari 2014, 16:31 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap Agen Judi Bola Online Beromzet Rp 8 M

- detikNews
Jakarta - Polda Metro Jaya kembali menggerebek tempat yang dijadikan sarana menyelenggarakan judi bola online di dalam website www.sbxxxx.com, www.ixx.com dan www.6xx.com. Dua orang agen yang mengoperasikan situs perjudian ini dibekuk aparat Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.

Kedua tersangka yakni bernisial DMF (32) ditangkap di Jl Angsana Dalam No 62 Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin 3 Januari 2014, dan IRW (25) yang ditangkap di Jl Setia Jaya Gang II No 29 Jelambar, Jakarta Barat, Senin 6 Januari 2014 lalu.

"Kedua tersangka menyelenggarakan judi bola secara online melalui www.sbxxxx.com, www.ixx.com dan www.agenxxxx.com yang menggunakan uang tunai sebagai taruhannya," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/2/2014).

Tersangka DMF, kata Rikwanto, merupakan agen situs judi online www.ixx.com dan www.sbxxxx.com dan www.agenxxxx.com. Sementara tersangka IRW, merupakan agen situs judi online www.sbxxxx.com.

Dijelaskan Rikwanto, kedua tersangka menggunakan modus operandi yang sama dalam melancarkan bisnis ilegal itu. Bagi pemain yang ingin mengikuti permainan, diwajibkan mendaftar terlebih dahulu.

"Nanti pemain mendapatkan user ID dan password agar dapat mengakses permainan yang diselenggarakan dalam situs tersebut," katanya.

Pemain juga diwajibkan membayar deposit Rp 200 ribu hingga Rp 2 juta. Setelah terdaftar, para pemain memilih jenis permainan dengan taruhan sebesar Rp 100 ribu dan maksimal Rp 2 juta.

"Kegiatan judi bola online ini diselenggarakan setiap ada pertandingan sepak bola liga internasional," tuturnya.

Rikwanto mengatakan, induk website tersebut berada di luar negeri. Di Indonesia, situs judi bola online ini dikelola oleh sub master yang beroperasi sebagai agen yang mengelola atau memasarkan situs perjudian itu.

"Semua peruntungan yang didapat oleh agen ini lari ke luar negeri. Kalau ada pemain yang menang di Indonesia, masternya yang di luar negeri akan mentransfer sejumlah uang ke rekening pemain," jelasnya.

Sementara itu, Kanit II Vice Control (VC) Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Budi Hermanto mengatakan, agen yang mengelola situs judi ini memasarkan kredit senilai Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar ke para pemain di Indonesia.

"Kredit itu bisa mereka cairkan tergantung berapa banyak pemain yang didapat," kata Budi.

Sementara untuk omsetnya tergantung dari perputaran pemainnya. Bila dalam satu minggu mereka mendapatkan 4 kali perputaran dengan omset Rp 2 miliar.

"Seminggu perputarannya itu bisa 4 kali putaran, diperkirakan sebulan bisa mencapai omset Rp 8 miliar," ujar dia.

Sementara keuntungan yang didapat dari omset tersebut, 70 persen untuk sub master atau bandar, 30 persen untuk agent, admin dan bagian keuangan.

Saat ini, pihak kepolisian masih mengembangkan kasus tersebut dan mengejar tersangka lain yang masih DPO yakni CH selaku agen, VIC selaku agen, ENR dan RB selaku bandar situs www.sbxxxx.com dan www.ixx.com, serta EMB selaku master dan WL selaku bandar www.sbxxxx.com.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP, UU ITE dan UU TTPU. Dari para tersangka, disita sejumlah perangkat komputer, belasan buku rekening beriut ATM, token ATM dan sejumlah uang serta sejumlah handphone.




(mei/rmd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed