Saksi Mata: Saat Landing Pesawat Seperti Sulit Dihentikan

Saksi Mata: Saat Landing Pesawat Seperti Sulit Dihentikan

- detikNews
Selasa, 30 Nov 2004 22:36 WIB
Solo - Pesawat Lion Air jenis MD-82 berangkat dari Jakarta, Selasa (30/11/2004), pukul 17.00 WIB. Saat landing di Bandara Adi Sumarmo, Solo, pesawat seperti tidak dapat dihentikan. Pesawat dengan nomor penerbangan JT 538 itu tergelincir dan masuk ke sawah di Bandara Adi Sumarno, pukul 18.15 WIB.Demikian penuturan Ketua PWNU Riau Badar Ali di RS YARSIS, Solo, Selasa (30/11/2004). Badar yang juga merupakan salah seorang penumpang pesawat itu menderita luka ringan di tubuhnya. "Pesawat berangkat dari Jakarta pada pukul 18.00 WIB sore. Cuaca pada saat itu memang sudah buruk, hujan besar dan banyak petir," ujarnya. Menurut Badar, ketika berada di udara, kondiasi pesawat mulai goyang dan ketika landing seperti tidak bisa dihentikan. Badar yang duduk di kursi nomor 26A bersama istrinya mengaku mendengar suara ledakan. "Ternyata pesawat patah dan ada lubang besar di tengah," katanya. Selanjutnya, kata Badar, dirinya berusaha mencari jalan keluar karena hidungnya mencium bau asap dari aftur. Situasi di dalam pesawat kalang kabut. Ia memperkirakan jumlah korban tewas paling banyak berada di depan atau di belakang pilot. (rif/)


Berita Terkait