Menantang Masyarakat Mencegah Fenomena Cabe-cabean

- detikNews
Senin, 16 Des 2013 08:23 WIB
ilustrasi
Jakarta - Budaya masyarakat yang mulai permisif mungkin menjadi penyebab fenomena cabe-cabean atau ABG yang jadi perempuan nakal mewabah. Ketika orangtua sudah cuek dengan anak remajanya yang pulang malam, demikian juga masyarakat. Alhasil, remaja tak ada yang mengontrol.

Dahulu pengawasan masyarakat menjadi salah satu yang mencegah kenakalan remaja. Misalnya saja, walau bukan anaknya, umumnya seorang tetangga akan menasihati seorang remaja yang pulang larut malam. Kini, seiring zaman semua sudah masing-masing.

"Salah satu solusinya juga ada jam wajib belajar," terang aktivis Anak, M Ihsan saat berbincang dengan detikcom beberapa waktu lalu.

Ya, jadi ketika orangtua dan masyarakat sudah tak perduli akan nasib remaja, semua kembali ke pemerintah. Sebagai lembaga yang berwenang, salah satu solusinya menelurkan jam belajar itu.

Tak ingin kita melihat remaja lebih merasa enak dan nyaman nongkrong di tempat balapan motor, atau di minimarket, atau juga di pinggir setu di kala waktu sekolah.

"Seharusnya pemerintah tegas," tambah Ihsan lagi.

Fenomena cabe-cabean ini mesti dicegah sedini mungkin. Pendidikan di keluarga dan masyarakat adalah solusi terbaik. Jangan biarkan generasi muda terjebak kesenangan sesaat yang malah merusak masa depan.

(ndr/ndr)