Azlaini Sebut Ombudsman Terima Dana Asing

- detikNews
Jumat, 29 Nov 2013 20:36 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Ombudsman nonaktif Azlaini Agus mengaku sering bersitegang dengan internal Ombudsman terkait dana asing. Menurutnya, Ombudsman tidak harus menerima dana dari pihak luar negeri.

"Saya katakan bantuan harus tahu bentuk bantuan itu apa, dan berapa angka nominal dari bantuan itu, ini selalu menjadi perbedaan yang runcing dengan internal," kata Azlaini saat menggelar jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (29/11/2013).

"Saya belum pernah melaporkan itu, bagi saya yang pertama mengingatkan, yang penting itu jelas, misalnya bantuan dari Australia untuk menerima pelatihan, jangan," imbuhnya.

Dirinya tidak melarang Ombudsman untuk menerima bantuan dana dari siapapun. Namun bantuan itu harus jelas dari mana, untuk apa dan berapa nominalnya.

Saat ini, Majelis Kehormatan Ombudsman memberikan rekomendasi untuk memberhentikan Azlaini secara tetap. Namun, pihak kuasa hukum Azlaini, Kapitra Ampera balik mengancam Ombudsman.

"Azlaini masih saksi statusnya. Sementara seperti yang disampaikan tadi bahwa untuk merekomendasikan dirinya harus terbukti. Alat buktinya CCTV sampai sekarang belum diperlihatkan. Kita akan gugat keputusan itu ke PTUN," kata Kapitra di tempat yang sama.

Azlaini menjelaskan majelis kehormatan dapat menyimpulkan untuk memberikan rekomendasi jika ada bukti. Sementara dirinya masih sebagai saksi.

"Majelis kehormatan dapat menyimpulkan ada atau tidaknya pelanggaran kehormatan. Majelis kehormatan dapat memberikan teguran tertuis, pemberhentian sementara, tetap dan sanksi administratif lain," tuturnya.

"Mengenai pemberhentian tetap, diatur berbunyi insan ombudsman diberhentikan secara sementara jika sudah terdakwa dalam kasus dengan ancaman pidana 5 tahun atau lebih. Diberhentikan tetap atau permanen, apabila sudah dinyatakan bersalah atas tindakan pidana dan keputusan bersifat tetap," jelasnya.

(dha/mpr)