PMI akan Terbangkan Bantuan untuk Korban Gempa Alor
Jumat, 12 Nov 2004 22:40 WIB
Jakarta -
Palang Merah Indonesia (PMI) akan menerbangkan bantuan untuk korban gempa di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu 13 November 2004."Tim PMI Pusat bersama dengan 6 orang relawan Satgana dari Bali dan Kupang serta Federasi Internasional segera meluncur ke ibukota Kabupaten Alor, Kalabahi pada Sabtu pagi untuk merespons kejadian itu," sebut Sekjen Pengurus Pusat PMI Iyang D Sukandar melalui rilisnya kepada detikcom, Jumat (12/11/2004).Dituturkan dia, tim akan bertolak dari Bali dengan menggunakan pesawat carteran Tim Assassment. Selain itu, bersama tim juga akan diterbangkan bantuan untuk 500 KK berupa tarpaulin, obat-obatan, kelambu dan sejumlah family kits (perlengkapan rumah tangga) menuju Kalabahi, NTT.PMI Cabang Kabupaten Bali siap siaga menyediakan sejumlah kantong darah apabila dibutuhkan. Saat ini para korban yang telah dievakuasi mendapatkan bantuan medis dan obat-obatan dari Dinas Kesehatan dan Pemerintah Daerah setempat."Baru-baru ini di Kepulauan Alor, NTT juga dilanda wabah campak yang menewaskan sedikitnya 26 orang," sebut Iyang.Pada Kamis malam 11 November 2004, sekitar pukul 21.26.44 WITA gempa yang cukup dahsyat mengguncang Kepulauan Alor, NTT yang terletak 100 km dari Kota Dili, Timor Timur.Pusat data seismologi dunia di Denver AS melaporkan kekuatan gempa tersebut mencapai 7,3 Skala Richter. Sementara Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) melaporkan kekuatan gempa mencapai 6,6 Skala Richter.Gempa tektonik berkedalaman 37,8 Km tersebut terjadi kembali pada Jumat pagi 12 November 2004, sekitar pukul 05.26.44 WITA. Berdasarkan laporan sementara dari Satkorlak Kabupaten Alor, gempa berkekuatan besar tersebut telah menewaskan 16 orang.Antara lain 2 orang dari Kecamatan Teluk Mutiara, 8 orang dari Kecamatan Alor Timur Laut, 1 orang dari Kecamatan Alor Timur, 1 orang dari Kecamatan Pantar, dan 4 orang dari Kecamatan Alor Tengah Utara.Sementara korban luka berat dilaporkan sebanyak 5 orang dan 42 orang lainnya luka ringan. Selain itu, gempa yang menimpa 9 Kecamatan di Kabupaten Alor ini juga telah merusakkan ratusan rumah penduduk dan sejumlah infrastruktur pelayanan umum seperti tempat ibadah, sekolah dan perkantoran.Hingga saat ini dari 9 Kecamatan di Kabupaten Alor, hanya satu kecamatan yang berhasil dicapai tim evakuasi bencana. Sedangkan 8 kecamatan lainnya masih dalam proses perjalanan menuju ke lokasi kejadian. Pasalnya Kepulauan Alor yang berpenduduk sekitar 168 ribu jiwa tersebut berada di lokasi yang sulit dijangkau.
(sss/)










































