Laporan dari Kazakhstan

Mendikbud Buka Festival Indonesia Pertama dan Terbesar di Asia Tengah

- detikNews
Rabu, 04 Sep 2013 12:50 WIB
Mendikbud RI-Kazakhstan Buka Festival (Kemlu RI)
Astana - Bersama Menteri Kebudayaan dan Informasi Kazakhstan Mukhkar Kul-Muhammed, Mendikbud M. Nuh membuka Festival Budaya Indonesia di Palace of Peace and Accord. Ini festival Indonesia pertama dan terbesar di Asia Tengah.

Diawali pertunjukan Kendang Rampak, kedua menteri secara bersama-sama memukul kendang tradisional Indonesia sebagai tanda dibukanya festival kebudayaan yang berlangsung di kota Astana, Senin (2/9/2013) waktu setempat.

"Festival ini merupakan rangkaian kegiatan promosi Indonesia bersamaan dengan kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral Indonesis-Kazakhstan dan memperingati 20 tahun hubungan diplomatik kedua negara," ujar Mendikbud Muh. Nuh dalam sambutan pembukaannya di depan ratusan pengunjung.

Mendikbud mengharapkan kegiatan kebudayaan ini akan mempererat people-to-people contact di antara masyarakat kedua negara.

Dalam sambutan balasannya, Menteri Kebudayaan dan Informasi Kazakhstan Mukhtar Kul-Muhammed mengatakan kegembiraannya dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Budaya Indonesia di negaranya.

"Festival Budaya Indonesia yang baru pertama kalinya diselenggarakan di Kazakhstan ini juga diharapkan akan menjadi jembatan persahabatan di antara dua negara," imbuh Mukhtar Kul-Muhammed.

Sementara itu Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementarian Luar Negeri RI Listyowati menjelaskan bahwa momentum festival ini sebagai langkah awal dari pelaksanaan Memorandum of Understanding (MoU) Kerjasama Kebudayaan yang ditandatangani oleh Mendikbud RI dan Menteri Kebudayaan Kazakhstan pada hari sama.

"Diharapkan kegiatan kebudayaan ini akan terus berlangsung di masa akan datang" demikian Listyowati.

Koordinator Festival Budaya Indonesia Azis Nurwahyudi dari Direktorat Diplomasi Publik Kemlu RI menjelaskan bahwa festival yang berlangsung selama 3 hari (2-4 September 2013) ini merupakan kolaborasi lintas kementerian yakni Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Menyempurnakan rangkaian festival, juga ditampilkan Tari Piring dari Sumatera Barat dalam jamuan makan malam di Istana Presiden Kazakhstan untuk menghormati kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa di Astana.

Kekayaan Indonesia

Selain Kendang Rampak, pada malam pembukaan juga ditampilkan Tari Kandagan Cindelaras, Tari Zapin Khasanah, Tari Cendrawasih, dan Tari Kelangan oleh mahasiswa STSI Bandung bersama Sanggar Tari Mawar Budaya Jakarta. Di sela-sela jeda tari dan nyanyi juga itayangkan film promosi pariwisata Wonderful Indonesia.

Festival juga dimeriahkan oleh penampilan Pimpinan STSI Bandung Prof. Endang Caturwati yang menyanyikan lagu Panon Hideung dan Delya Suzana dengan lagu Keroncong Tanah Air.

Selain menampilkan tari dan musik tradisional, kegiatan Festival Budaya Indonesia juga menampilkan pameran Tenun oleh Cita Tenun Indonesia serta pemutaran Film Ainun dan Habibie, Laskar Pelanggi, Merah Putih dan Demi Ucok, serta Pameran Foto dengan tema Friends and Culture of Indonesia dari Institut Kesenian Jakarta.

Pameran foto dari IKJ ini menampilkan 57 foto karya fotografer kenamaan Indonesia. Aryadianta, salah satu fotografer yang hadir, mengatakan bahwa pameran foto kali ini lebih banyak menampilkan kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari seperti dalam kegiatan keagamaan, toleransi dan aktivitas melestarikan budaya tradisional.

Sebelumnya, perancang busana Indonesia Sonny Mukhlison mewakili Institut Kesenian Jakarta (IKJ) juga menampilkan 15 busana tenun dari berbagai daerah di Indonesia dengan diperagakan oleh para model dari Khazakhstan.

Antusiasme pengunjung pada budaya Indonesia nampak selama acara berlangsung. Pengunjung terlihat menikmati setiap tari dan lagu yang ditampilkan. Pada akhir acara, mereka mendapat kejutan diajak menari bersama para penari yang turun dari panggung.

"Pertunjukan ini sangat mengesankan dan memberikan informasi akurat mengenai Indonesia kepada kami," komentar Merey Mukazhan, salah seorang pengunjung.

Tampak hadir pada pembukaan Festival Budaya Indonesia tersebut Dirjen Kebudayaan Kemdukbud RI Prof. Dr. Kacung Marijan dan Wakil Menteri Kebudayaan Kazakhstan Askar Ismailovich Buribayev, perwakilan Korps Diplomatik, pejabat negara, dan masyarakat umum setempat.


(es/es)