ADVERTISEMENT

Sopir FPI Mengaku Panik Saat Tabrak Warga Hingga Tewas

- detikNews
Sabtu, 20 Jul 2013 03:14 WIB
Jakarta - Sopir mobil FPI menjadi tersangka karena menabrak pengendara sepeda motor hingga tewas ketika bentrokan hari Kamis (18/7) kemarin. Dalam keterangannya, dia mengaku panik dan tidak menyadari kendaraan yang dikemudikannya menabrak dan menyeret korban.

Ditemui di Mapolres Kendal, saat terjadi bentrokan dengan kelompok warga, ia berusaha melajukan mobil Toyota Avanza bernopol AB 1705 SA untuk keluar dari kerumunan massa. Namun tiba-tiba sebuah batu menghantam kepalanya dari samping kanan dan menyebabkan luka robek di dekat pelipis kanan.

"Mau keluar dari kerumunan. Terus dilempari kena pelipis (kanan) sampai berdarah-darah. Saya kemudian merunduk dan mengemudikan mobil dengan panik," kata Soni saat ditemui detikcom di Mapolres Kendal, Jumat (18/7/2013).

Dengan kondisi panik dan kepala merunduk, laju kendaraan yang dikemudikan Soni tidak terkendali sehingga menabrak motor yang baru saja keluar dari gang dan kemudian menabrak motor lainnya.

"Tidak tahu kalau menabrak, mobil meluncur terus," ujar pria yang kesehariannya bekerja sebagai sales ban bekas itu.

Saat menabrak motor pertama yang dikemudikan Yulianto dan Tri Munarti, tubuh Tri yang tersangkut di bawah kolong mobil, sempat terseret sejauh 50 meter. Namun saat itu Soni tidak mengetahuinya.

"Saya enggak tahu. Terus penumpang di kursi belakang ngomong katanya bannya pecah," ujarnya.

Setelah itu ia berlari menjauhi mobil dan amukan massa yang menghampirinya. Ia kabur ke kebun kopi dan akhirnya diamankan di salah satu rumah warga. Soni juga tidak tahu jika akhirnya mobil Avanza yang dikendarainya itu hangus terbakar

"Saya menyerahkan diri ke warga dan diamankan," pungkas Soni.

Bentrok antara warga dan FPI terjadi Kamis (18/7) menyebabkan satu warga desa Krikil Sukorejo, Tri Munarti tewas dan empat orang luka-luka. Salah satu mobil Avanza milik FPI yang menabrak korban dibakar dan sejumlah mobil lainnya di rusak.

Ketegangan berhenti setelah pihak kepolisian menjemput anggota FPI yang diamankan di Masjid Agung Sukorejo menuju Polres Kendal. Kini aktifitas warga di sekitar lokasi sudah kembali pulih, tidak ada kerusakan pada toko ataupun fasilitas lain, hanya krikil berserakan yang tersisa dari kericuhan itu.

(alg/jor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT