DetikNews
2013/04/23 09:08:25 WIB

3 Kisah Jokowi Vs Si Hobi Menggugat

- detikNews
1 1. Buruh Gugat Penangguhan UMP
Halaman 2 dari 4
3 Kisah Jokowi Vs Si Hobi Menggugat

Tim Advokasi Buruh untuk Upah Layak (TAB-UL) menggugat keputusan Jokowi memberi penangguhan pemberian upah sesuai UMP Rp 2,2 juta per bulan. Gugatan dilayangkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur.

Para penggugat terdiri dari Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI), yang terdiri dari 3 konfederasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Buruh Lintas Pabrik (KSBSI) Mudhofir SA. Selain itu ada juga Federasi Serikat Buruh Indonesia (FSBI), serta Federasi Forum Buruh Lintas Pabrik-Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia (F-FBLP-PPBI).

"Yang menjadi obyek gugatan SK penerbitan izin tentang persetujuan penangguhan pelaksanaan upah minimum oleh Gubernur Jokowi," tutur anggota tim kuasa hukum buruh, Fadrian, usai mendaftarkan gugatan ke PTUN Jakarta Timur, Jl Penggilingan, Cakung, Senin (22/4/2013).

Fadrian mengatakan dalam proses penangguhan upah yang diajukan para pengusaha kepada Gubernur DKI Jakarta, disinyalir ada kecenderungan dan rekayasa.

Jokowi adem ayem menghadapi gugatan buruh atas penangguhan Upah Minimum Provinsi (UMP). Bagi dia, gugat menggugat kebijakan tidak masalah. "Nggak apa-apa. Kita ini juga menaikkan, juga ada yang menggugat. Sudah naik, ada yang minta penangguhan juga digugat. Ya nggak apa-apa," kata Jokowi di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).

Jokowi mengaku biasa menghadapi gugat menggugat. "Kita ini memang hobinya baru gugat menggugat dalam semua hal. Negara ini hobinya baru gitu, ndak apa-apa," ujar Jokowi.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed