Tersangka Mutilasi Sempat Menggelandang di Surabaya Hingga Serahkan Diri

- detikNews
Jumat, 15 Mar 2013 02:52 WIB
Pelaku mutilasi (detikcom)
Surabaya, - Dalam pelariannya di Surabaya, Alanshia (32) pelaku mutilasi mengaku bingung dan tidak mempunyai tujuan hingga sempat tidur di depan rumah sakit. Setelah berputar-putar selama tiga hari, Alanshia akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

"Pelaku datang hari Selasa (12/3) ke Surabaya, lalu menginap di hotel tapi tidak tahu dimana wong dia (pelaku,red) bingung. Ya selama di hotel hanya tidur lalu duduk di lobi itu saja kegiatannya," jelas Kapolrestabes Surabaya, Kombes (Pol) Tri Mariyanto menerangkan hasil pemeriksaan awal tersangka kepada wartawan, Jumat (15/3/2013) dini hari.

Setelah check out dari hotel, Alanshia dalam keterangannya mengaku sempat menggelandang dan tidur di depan rumah sakit

"Bahkan tadi siang sempat ke sebuah mall tapi juga tidak tahu kemana hingga akhirnya jalan ke Polsek Dukuh Pakis untuk menyerahkan diri," imbuh Tri,

Pelaku mutilasi bahkan mengaku membayar uang taksi Rp 1 juta.

Kapolres Jakarta Utara, Kombes (Pol) M Iqbal sebelumnya menyebut pelaku mutilasi ditangkap bukan menyerahkan diri."Pelaku utama berinisial As sudah kita tangkap," katanya terpisah.

Alanshia diduga memutilasi korbannya Tonny Arifin Djonim dengan menggunakan gergaji kayu dan besi. Keduanya sempat cek-cok terkait penjualan sabu.

Sebelum memutilasi, Alanshia menjerat leher korban dengan tali plastik dan kemudian menginjak-injak tubuhnya. Mutilasi ini dilakukan di Ruko Mediterania Marina Residence No 26D, Jakarta Utara.


(ze/fdn)