Anak Dibonceng Jatuh & Tewas Terlindas Truk, Ibu Dijadikan Tersangka

- detikNews
Selasa, 22 Jan 2013 16:34 WIB
Nani Setyowati (arbi/detikcom)
Banyumas - Nini Setyowati (44) kini terbaring lumpuh di ranjang akibat kakinya terlindas truk gandeng. Adapun anaknya Kamaratih Sekar Hanifah (11) meninggal dunia dalam kecelakaan pada 6 Agustus 2012 itu. Siapa nyana, derita Nani semakin bertambah seiring penatapan dirinya sebagai tersangka atas kematian anaknya.

"Waktu itu istri saya menjemput anak kami usai buka puasa bersama," kata suami Nani, Sutarno, kepada detikcom di rumahnya, Jalan Mahoni V, Perumahan Teluk, Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (22/1/2013).

Nani menjemput anaknya dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo. Baru beberapa meter meluncur di Jalan Supriyadi, melintas truk gandeng dan terjadilah kecelakaan.

"Motor jatuh, anak saya kelindes. Istri saya kelindes kakinya. Anak saya meninggal seketika," ujar Sutarno.

Usai melindas, truk berhenti dan sopir menyelesaikan masalah dengan baik-baik. Atas kecelakaan ini, keluarga Nani mendapat santunan Rp 2,5 juta dari pengemudi truk. Adapun kaki Nani hingga sekarang belum sembuh.

"Sudah dibawa ke RS di Solo, ke RSUD Banyumas. Totalnya 4 bulan di rumah sakit. Pokoknya sudah 6 bulan ini istri saya masih terbaring, tidak bisa apa-apa," kisah Sutarno.

Derita Nani makin menjadi saat polisi menjadikannya tersangka atas kelalaian yang menyebabkan anaknya meninggal dunia. Sutarno tidak habis pikir mengapa istrinya malah jadi tersangka, bukan sopir truk.

"BAP di rumah Jumat 18 Januari lalu. Tiba-tiba polisi menanyai istri saya sebagai tersangka," tutur Sutarno pilu.

Hal ini dibenarkan aparat kepolisian. Menurut Kasat Lantas Polres Banyumas, AKP Chalid Mawardi, Nani lalai sehingga mengakibatkan kematian anaknya.

"Benar, dari hasil penyelidikan, penyebab kematian dari ibu sendiri karena unsur kelalaian ibu sendiri," ujar Chalid.

"Kok bukan sopirnya yang menjadi tersangka?" tanya wartawan.

"Fenomena yang terjadi di masyarakat apabila sepeda motor tabrakan dengan mobil maka mobil yang selalu salah. Tetapi hukum kan tidak begitu. Berdasarkan keterangan saksi, ibu itu terburu-buru dan sepeda motor kena gandengan belakang sebelah kiri truk sampai anaknya terpental terus terkena ban truk," jawab Chalid.


(asp/nrl)