DetikNews
Senin 14 Januari 2013, 19:10 WIB

Seleksi Hakim Agung

Daming, Calon Hakim Agung \'Pemerkosa & Korban Sama-sama Menikmati\'

- detikNews
Daming, Calon Hakim Agung \Pemerkosa & Korban Sama-sama Menikmati\ M Daming Sanusi (dok.ma)
Jakarta - Jawaban Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banjarmasin, Muhammad Daming Sunusi yaitu yang diperkosa dengan yang memperkosa ini sama-sama menikamti menuai protes. Daming tidak mempunyai nilai empati dan mencerminkan hakim yang telah berkarier selama 24 tahun. Siapa Daming?

Berdasarkan website resmi PT Banjarmasin, Daming dilahirkan di Bulukumba pada 1 Juni 1952 lalu. Kariernya diawali sebagai calon hakim di Pengadilan Negeri (PN) Ujungpandang pada 1983. Setahun setelah itu, Daming diangkat menjadi hakim dengan memegang palu pertama kali di PN Sinjai selama 6 tahun.

Setelah itu dia dimutasi ke PN Pangkajene dan 4 tahun kemudian mendapat promosi menjadi Wakil Ketua PN Maros. Kariernya menanjak pada 1997 sebagai Ketua PN Barru dan dua tahun setelah itu menjadi hakim di PN Jakarta Pusat.

Pada 2003, karier Daming tidak terbendung saat menjadi Wakil Ketua PN Bekasi dan tidak lama berselang menjadi hakim tinggi PT Jakarta.

Empat tahun memegang palu sebagai hakim tinggi di Jakarta, dia dimutasi ke PT Surabaya. Karier Daming pun moncer dan naik pangkat menjadi Wakil Ketua PT Medan pada 2010 dan setahun setelah itu menjadi Ketua PT Banjarmasin.

Terkait pendidikan, Daming menyelesaikan S1 di Universitas Hassanudin (Unhas) pada 1977 dan pendidikan Megister pada 2002 di Universitas Tarumanegara. Gelar Doktor didapat dari Universitas Padjajaran 4 tahun lalu.

Daming mendapatkan gelar doktor dengan mempertahankan disertasi \\\'Fungsi Hakim sebagai Sumber Pembentuk Hukum dalam Perkara Perdata Dihubungkan dengan Asas Peradilan yang Baik\\\'.

\\\"Ketika dihadapkan pada kasus yang belum diatur dalam peraturan perundang-undangan, hakim wajib mengisi kekosongan hukum tersebut dengan menggali, memahami nilai-nilai hukum, dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat,\\\" ungkap Daming Sunusi saat mempresentasikan disertasinya seperti dilansir website kampus Unpad.

Seperti dikatahui, pernyataan serius mengenai kejahatan pemerkosaan diajukan oleh anggota Komisi III dari Fraksi PAN, Andi Azhar, kepada Daming Sunusi yang menanyakan pendapat Daming mengenai hukuman mati bagi pemerkosa. Pertanyaan terlontar dalam fit and proper test calon hakim agung di DPR.

\\\"Yang diperkosa dengan yang memperkosa ini sama-sama menikmati. Jadi harus pikir-pikir terhadap hukuman mati,\\\" kata Daming.

Usai fit and proper test, Daming ditanya lagi oleh wartawan atas pernyatan pemerkosa dan yang diperkosa sama-sama enak. Daming berkilah jawaban tersebut untuk mencairkan suasana.

\\\"Saya lihat kita terlalu tegang, supaya ketegangan itu berkuranglah. Tadi kan ketawa sebentar,\\\" jawab Daming.


(asp/try)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed