detikNews
Minggu 13 Januari 2013, 14:09 WIB

Hukuman Angie Ringan, Mahfud MD: Rasa Keadilan Belum Terpenuhi

- detikNews
Hukuman Angie Ringan, Mahfud MD: Rasa Keadilan Belum Terpenuhi
Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menegaskan putusan hukuman terhadap Angelina Sondakh menjadi kewenangan hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Tapi Mahfud mengakui putusan ringan 4,5 tahun penjara dirasa tidak adil bagi masyarakat.

\"Saya membaca pernyataan-pernyataan masyarakat, (putusan) ini ternyata keluar dari rasa keadilan ya,\" kata Mahfud di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2013).

Menurut Mahfud, keadilan dan hukum tidak selalu berjalan beriringan. \"Secara hukum yang dihukum sudah sah. Tetapi rasa keadilan terasa belum terpenuhi, yang belum terpenuhi itu ternyata perasaan masyarakat,\" tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Ketum Partai Gerindra Fadli Zon menyesalkan hukuman ringan yang dijatuhkan majelis hakim kepada Angie. Putusan ini disebut langkah mundur pemberantasan korupsi.

\"Ini preseden buruk bagi pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebuah langkah mundur. Hukum belum bisa mencerminkan rasa keadilan rakyat, malah melukai nurani keadilan,\" kata Fadli terpisah.

Angie diputus pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan penjara. Angie yang juga diwajibkan membayar denda Rp 250 juta ini, dinyatakan bersalah dalam perkara suap pembahasan anggaran proyek Kemenpora dan Kemendiknas.

Putusan ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni hukuman 12 tahun penjara, denda Rp 500 juta dan uang pengganti Rp 12,5 miliar dan 2,3 juta dolar AS. Atas putusan hakim, jaksa pada KPK segera mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi.




(fdn/nrl)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com