Ahok & Wanda Hamidah Bahas Wacana Semi Rayonisasi Sekolah

- detikNews
Rabu, 19 Des 2012 12:08 WIB
Jakarta - Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menerima kunjungan anggota DPRD DKI Jakarta Wanda Hamidah. Mereka membahas wacana penerapan semi rayonisasi sekolah.

Wanda tiba di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2012) sekitar pukul 10.00 WIB. Ahok dan Wanda bertemu selama sejam.

Wanda, anggota Dewan dari FPAN, datang berdua dengan stafnya. Ia mengenakan mengenakan kemeja, celana panjang dan selendang warna hitam. Selendang itu disampirkan di lehernya.

"Saya lebih banyak bicara pendidikan dan kesehatan. Misalnya seperti bagaimana masyarakat miskin Jakarta tetap bisa mengakses sekolah," kata Wanda yang terlihat selalu cantik ini.

Wanda menyampaikan kepada Ahok seputar sistem masuk sekolah berdasarkan nilai akademik yang menghambat warga DKI Jakarta.

"Karena yang kita tahu masyarakat menengah ke bawah tidak bisa bersaing dengan masyarakat menengah ke atas. Masyarakat menengah ke atas mendapatkan gizi yang bagus, mendapatkan tambahan pendidikan atau ekstrakurikuler dari orangtuanya. Sementara ditempatkan dengan satu sekolah yang sama dengan masyarakat menengah ke bawah. Tadi kami bicarakan, kemungkinan akan ada wacana mengembalikan semi rayonisasi," papar Wanda.

Menurut dia, masyarakat di daerah tersebut akan didahulukan dan berhak masuk di sekolah tersebut.

"Jadi nggak seperti sekarang yang Anda rumahnya di Jakarta Utara sekolah di Jakarta Selatan," ujar dia.

Wanda berpendapat semi rayonisasi juga merupakan cara untuk mengatasi kemacetan.

"Something wrong kalau di kecamatan Anda tidak ada sekolah yang bagus. DKI harus punya paling tidak sekolah favorit itu bukan hanya di setiap wilayah satu, dua di Jakarta Selatan atau Jakarta Utara tetapi di setiap kecamatan harus ada sekolah yang favorit supaya masyarakat nggak mesti lari dari Jakarta Selatan ke Jakarta Utara misalnya, itu akan mengatasi kemacetan," kata dia.

Wanda akan membahas wacana ini dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta.

(aan/nrl)