"Ada problem kaderisasi yang dihadapi dalam merekrut kader berkualitas dan disiasati dengan menawarkan kemudahan pada caleg," kata Aru saat berbincang dengan detikcom, Minggu (10/6/2012).
Menurutnya, dalam Pemilu 2014 nanti hal yang paling menentukan dalam pertarungan adalah kekuatan finansial para caleg. Hal tersebut dikarenakan sistem proporsional terbuka yang diterapkan dalam pertarungan nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Ary mengkhawatirkan adanya politik uang dari para caleg bila mereka sejak awal dibantu kemudahan secara finansial, apalagi angka yang diberikan tidak dalam jumlah yang sedikit.
"Ketika uang jadi basis politik, dia akan menggunakan uang tersebut untuk mencari dukungan. Dan ini berarti pengakaran politik bukan pada konstituen, tapi money driven," tegas Ary.
Seperti diketahui, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tak main-main menghadapi Pemilu 2014. Partai Nasdem memodali calegnya antara Rp 5-10 miliar untuk memastikan kemenangan di Pemilu 2014.
"Angkanya tergantung dari dapilnya. Kalau dapilnya kecil tentu tidak besar. Tapi kisarannya ya antara Rp 5-10 miliar lah," kata Ketua Umum Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, kepada detikcom, Sabtu (9/6).
(ahy/rmd)










































