DetikNews
Senin 14 Maret 2011, 22:33 WIB

Dilanda Gempa & Tsunami, Jepang Batal Ikut ARF-DiREx di Manado

- detikNews
Manado - Bencana rupanya datang mendahului. Karena itu, perwakilan Jepang yang semula hendak ambil bagian dalam simulasi penanganan gempa dan tsunami di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), akhirnya pulang kembali.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 9 SR yang disusul gelombang tsunami melanda Jepang, Jumat (11\/3), pekan lalu. Diperkirakan 10 ribu nyawa melayang dalam musibah ini. Jepang juga dihadapkan pada bahaya radiasi nuklir.

Bersama Indonesia, Jepang sedianya menjadi ketua dari penyelenggaraan ASEAN Regional Forum Disaster Relief Exercise (ARF-DiREx) 2011 pada 14-19 Maret mendatang. Latihan bersama ini rencananya diikuti  oleh 27 negara termasuk para anggota ARF.

\\\"Karena ada peristiwa itu, (Gempa dan tsunami) Jepang tidak jadi mengirimkan,\\\" kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif di Hotel Sintesa Peninsula, Manado, Senin  (14\/3\/2011).

Selain Jepang, lanjut Syamsul, negara yang membatalkan kesertaannya dalam latihan bersama ini adalah Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS). Kedua negara itu terpaksa tidak bisa ikut lantaran kapal mereka dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di Jepang.

\\\"Acara ini kan melibatkan alutsista dari beberapa negara. Korea juga tidak jadi termasuk AS. Karena kapal-kapal mereka mau ke sini dibelokkan semuanya ke Jepang,\\\" lanjut Syamsul.

Sebagai gantinya, lanjut Syamsul, Indonesia menambah dua kapal laut dalam kegiatan yang akan dibuka oleh Wakil Presiden Boediono ini.

\\\"Sehingga jumlah personel dan beberapa lokasi kegiatan kita tutup dengan kapal Indonesia sendiri,\\\"  ucapnya.

Dikutip dari situs BNPB, kegiatan ARF-DiREx 2011 bertujuan untuk memperkuat kerjasama dan saling  pengertian dalam penanganan bencana baik di Indonesia maupun negara-negara yang tergabung dalam ARF. Latihan ini merupakan kelanjutan dari 2 latihan serupa yang digelar di Jakarta serta Filipina.

Latihan penanggulangan bencana ini merupakan hasil kesepakatan dari 7 thASEAN Regional Forum Inter- Sessional Meeting (ISM). Acara tersebut diselenggarakan di Helsinki, Finlandia, pada tanggal 9-12  Oktober 2007 silam.

Rencananya, latihan kali ini diikuti oleh negara-negara ARF ditambah Jepang, Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, Australia, Korea Selatan, dan lain-lain. Simulasi akan melibatkan 3.500 orang di luar pelaku pendukung dari masyarakat dan relawan (2.500 Indonesia, 931 Internasional).

Selain di Megamass, acara yang berlangsung hingga 19 Maret 2011 ini akan mengambil lokasi di beberapa pulau di Sulut. Pulau-pulau tersebut meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage, pesisir Desa Maasing Kota Manado, Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara (Desa Wori, Desa Kimabajo dan Desa Minaesa), Bandara Sam Ratulangi, dan Pelabuhan Bitung.




(irw/rdf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed