Istri Wartawan Korban 'Balibo' akan Bersaksi di Persidangan

- detikNews
Rabu, 07 Jul 2010 16:51 WIB
Jakarta - Istri Gery Shackleton, wartawan Australia yang tewas di Timor Leste pada tahun 1965, Shirley Shackleton akan bersaksi di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) besok. Kesaksian ini terkait dengan gugatan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) terhadap pelarangan film Balibo oleh Lembaga Sensor Film (LSF).

"Saya akan hadir sebagai saksi. Sebab film ini bukan dokumentasi. Film ini menunjukan bagaimana rasanya berada dalam kondisi kehilangan. Saya tau bagaimana kondisi sebenarnya," kata Shirley dalam peluncuran buku miliknya 'The Circle of Silence' di kantor Kontras, Jl Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat (7/7/2010).

Menurut Shirley, negara seharusnya mengizinkan masyarakatnya untuk menonton apa yang sebenarnya terjadi, bukan malah melarang.

"Dalam negara demokrasi yang murni, negara tidak boleh menjadi seperti baby sitter yang melarang. Harusnya masyarakat dibiarkan menonton sendiri apa yang terjadi,"kata dia.

Lebih lanjut Shirley mengatakan, apa yang ada di film ini memang suatu
pelajaran yang sulit untuk diakui. Namun, ini harus dijadikan suatu pelajaran, bukan ditutup-tutupi.

"Suatu hal yang sulit ketika kita harus mengakui kesalahan atas nama kita sendiri. Tapi kejadian ini bukan hanya kesalahan Indonesia tapi juga ada kesalahan Australia dan Amerika yang mendukung invasi," jelas dia.

Ia berharap kebenaran itu terungkap dan keadilan bisa ditegakkan. "Sebab tanpa keadilan HAM dan demokrasi kita bukan apa-apa," ujar Shirley.

Rencananya persidangan di PTUN akan dilakukan besok, pukul 10.00 WIB.
Sebelumnya AJI sudah menghadirkan saksi ahli, Leo Batubara di
persidangan.

(nwk/nwk)