DetikNews
Senin 23 Juni 2008, 19:35 WIB

Namru-2 Ditutup atau Tidak, Tergantung DPR

- detikNews
Jakarta - Keputusan tentang dilanjutkan atau tidaknya laboratorium Namru-2 milik Amerika Serikat (AS) bukan hanya keputusan pemerintah. Penentuan keputusan itu perlu dukungan rakyat, khususnya keputusan politik dari legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari menyatakan, dirinya tidak kuasa bila meneriakkan penolakan beroperasinya kembali Namru-2.

"Kalau ngusir saya sendirian, tidak bisa. Tapi, saya sudah sering mengatakannya, banyak kendala-kendalanya, jangan tanya pemerintah, karena tidak semua jelek yang diputuskan pemerintah. Tapi tanyalah rakyat, mereka mendukung, karena mereka tertusuk hatinya bahwa mereka tidak merdeka," kata Siti dalam dialog 'Namru-2 Laboratorium Tentara AS di Jantung Jakarta, Ke Mana TNI?' di Gedung YTKI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23\/6\/2008).

Siti juga merasa heran dengan sikap ngeyel pihak Namru-2 yang tetap ingin mengoperasikan laboratoriumnya itu. "Saya minta tolong pada rakyat, saya sudah galak, tapi ini sudah lama. kalau ini sudah terungkap saya kira cukup, karena saya sendirian, tapi perlu banyak dukungan," tandasnya lagi.

Siti pun berharap, anggota-anggota DPR dan decision maker mau membuka pintu hatinya untuk menyelesaikan persoalan ini. "Ini perlu dibuka pintu agar kita tidak selamanya dijajah," ungkapnya.

Ditanya soal dirinya yang tak mau lagi bernegosiasi, namun kabarnya Presiden SBY punya rencana memperpanjangnya. Siti menegaskan, pemerintah sendiri telah tegas soal ini.

"Sebetulnya surat kabar sudah ada beritanya. Pemerintah kalau sudah menganggap tidak ada guna bagi rakyat tidak dilanjutkan. Ini tergantung DPR," ucapnya lagi.

Di pemerintahan sendiri, imbuhnya, birokrat pada umumnya dalam membahas persoalan ini secara interdept memang banyak pertimbangannya, menutupnya atau tetap membukanya. "Tapi kalau DPR tegas bahwa rakyat tidak mau ya selesai," tegas dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ini.

Presiden SBY sendiri, menurut Siti sudah mengungkapkan hal yang sama. "Kalau tidak ada gunanya dihentikan saja, saya katakan itu juga," pungkasnya seraya mengutip ucapan SBY.


(zal/nwk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed