detikNews
Jumat 15 Februari 2008, 22:17 WIB

Irit BBM dengan Air Rahmat

- detikNews
Irit BBM dengan Air Rahmat
Jakarta - Merebus air untuk kebutuhan minum telah menjadi kebiasaan mayoritas orang Indonesia. Namun, mahalnya harga minyak tanah alias minah cukup merepotkan para ibu rumah tangga. Kini mereka boleh sedikit lega dengan air Rahmat.

Air Rahmat adalah singkatan dari air murah, mudah, dan sehat. Dengan air Rahmat, maka siapapun bisa mendapatkan air minum sehat tanpa harus merebusnya terlebih dahulu.

Air Rahmat adalah pemurni air minum yang mengandung larutan sodium hypochlorite sebesar 1,25 persen. Kandungan chlorine dalam air Rahmat membunuh kuman yang menyebabkan penyakit, seperti bakteri E Coli.

Air PDAM, air sumur, air pompa, atau air hujan yang telah ditetesi air Rahmat pun bisa langsung di-glek tanpa harus direbus. Syaratnya, air yang akan dipakai haruslah jernih. Jika masih keruh, maka air harus diendapkan dulu lalu disaring atau diberi tawas.

Selanjutnya, air ditaruh pada sebuah wadah, dan ditetesi air Rahmat sesuai takaran yang telah ditentukan. Untuk 1 liter air, gunakan 3 tetes air Rahmat. Untuk, takaran yang lebih besar, gunakan takaran pada tutup botol air Rahmat.

Setelah air Rahmat dimasukkan ke dalam air, kocok atau aduk selama 30 detik. Lalu diamkan sedikitnya selama 30 menit. Nah, dalam waktu singkat, air Rahmat telah mengubahnya menjadi air minum tanpa harus direbus terlebih dahulu. Air ini pun akan terproteksi dari kontaminasi selama 2 hingga 3 hari selanjutnya.

Tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk mendapatkannya. Untuk sebotol air Rahmat berukuran 100 ml, Anda cukup mengeluarkan Rp 5 ribu saja. Dengan sebotol itu saja, kebutuhan air minum selama sebulan untuk satu keluarga beranggotakan 4 orang sudah terpenuhi. Sebab, 100 ml air Rahmat bisa dipakai untuk 660 liter air atau 33 galon.

"Orang biasanya membeli minyak tanah untuk memasak air. Tapi kalau dihitung-hitung, justru harga air yang dimasak itu lebih mahal," kata Direktur Penyehatan Lingkungan Depkes, Dr Wan Alkadri, dalam jumpa pers di Hotel Shangri-La, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (15\/2\/2008).

Meski dihasilkan dari penelitian Center for Disease Control Amerika Serikat, air Rahmat bukanlah barang langka. Anda yang berada di Jawa, Aceh, Medan, dan Makasar bisa mendapatkannya di warung dan toko. Jangan khawatir, air Rahmat telah terdaftar di Depkes dan mendapat sertifikat halal dari MUI.


(fiq/aba)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed