DetikNews
Jumat 01 Juni 2007, 01:16 WIB

Bahaya Pembesaran Prostat Ancam Pria Usia 40 Tahun

- detikNews
Jakarta - Pepatah tua-tua keladi tampaknya tak berlaku lagi bagi para pria. Hal ini lantaran prosentase kemungkinan pria yang mengalami pembesaran prostat jinak (PPJ) akan semakin besar, terutama pada pria yang mulai beranjak 40 tahun.\\\"Pria-pria di atas 4o tahun mempunyai kemungkinan pembesaran prostat jinak lebih besar,\\\" kata spesialis urologi dari RS Omni Medical Center, dr Johan R Wibowo dalam media edukasi \\\'Mewaspadai Bahaya Pembesaran Prostat Jinak\\\' di Hotel Le Meridien, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (31\/5\/2007).Johan mengtakan usia 40-an mempunyai kemungkinan terkena PPJ 30% - 40 %, demikian juga usia 50-an prosentase kemungkinannya semakin besar, hingga usia 90-an maka kemungkinannya 100% terkena PPJ.\\\"Jarang sekali saya menemui kasus ini terjadi pada usia 20-an. Namun saya punya pasien yang mengalami kasus PPJ hingga menjadi kanker stadium 4 pada usia 20-an, dan ini kasus pertama di Indonesia,\\\" ujarnya.Sebelumnya Johan mengatakan bahwa PPJ adalah hal normal karena bagian dari proses penuaan. PPJ itu akibat pengaruh hormon testosteron, sehingga sel-sel prostat membesar. Namun menjadi gangguan ketika PPJ itu mengarah ke dalam, bukan ke luar sehingga menjepit saluran kemih. Selain pertambahan usia yang dipengaruhi faktor hormon, belum ada bukti penyebab PPJ seperti dari makanan, rokok, dan narkoba.Namun, Johan melanjutkan, PPJ bisa dipicu menjadi kanker jika banyak mengkonsumsi makanan berlemak. \\\"Itu menurut beberapa penelitian,\\\" ujarnya.Upaya pencegahan agar PPJ tidak menjadi kanker, adalah makan makanan yang banyak mengandung karoten, antara lain tomat dan wortel.


(nwk/ary)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed