DetikNews
Selasa 07 Maret 2006, 15:42 WIB

Buntut Boikot Komisi V, Menteri PU Siapkan Jawaban Tertulis

- detikNews
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) diboikot Komisi V DPR RI terkait kenaikan tarif tol. Menteri PU pun menyiapkan jawaban tertulis untuk menjelaskan kebijakan itu. \\\"Satu-dua hari ini saya akan baca draf penjelasan tertulisnya dan paling lambat Senin akan diserahkan ke DPR,\\\" kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto usai mengkuti rapat kabinet di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (7\/3\/2006).Dia berharap ke depan ada mekanisme yang bisa disepakati antara Menteri PU dengan Komisi V terkait kebijakan pemerintah. Menurut Djoko, rencana kenaikan tarif tol itu sudah disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi V sebelumnya. Namun ada beberapa anggota DPR yang mempersoalkan.\\\"Saya kira sudah mengatakan, tapi ternyata belum. Ya nanti kita sepakati saja mekanismenya karena saya memang sudah bilang akan ada kenaikan ini-itu,\\\" ujarnya. Dia berharap peristiwa Senin kemarin bisa diambil hikmahnya. \\\"Yang baik, yang kita alami tentu akan menjadi pengalaman untuk belajar melangkah ke depan,\\\" tegas Djoko Kirmanto.Seperti diberitakan, Menteri PU kemarin \\\'dipermalukan\\\' oleh anggota Komisi V DPR RI. Raker yang sedianya membahas kebijakan kenaikan tarif tol hanya berlangsung sesaat. Sebab Ketua Komisi Achmad Muqowam, hanya membuka sidang dan lantas menutupnya. Menteri PU tidak diberikan waktu sedikit pun untuk menjelaskan kebijakan kenaikan tarif tol itu.Sikap anggota Komisi V DPR RI ini sebagai bentuk protes atas pernyataan Dirut PT Jasa Marga Syarifuddin Alambai yang mengatakan, kenaikan tarif tol tidak perlu mendengarkan suara DPR.


(san/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed