detikNews
2019/12/03 11:42:00 WIB

Ma'ruf Amin Tunggu Penyelidikan Soal Ledakan Granat di Monas

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Halaman 1 dari 1
Maruf Amin Tunggu Penyelidikan Soal Ledakan Granat di Monas Suasana saat olah tempat kejadian perkara ledakan di Monas (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Kawasan Monas sudah dibuka kembali selepas ledakan granat asap pagi tadi. Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta kepolisian untuk menyelidiki secara menyeluruh peristiwa tersebut.

"Jadi kita masih tunggu, ada apa, siapa yang melakukan, motifnya apa," ujar Ma'ruf di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).




Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy menyampaikan kemungkinan asal muasal granat asap tersebut. Dia menyebut granat asap bisa dimiliki anggota pasukan pengendalian massa (dalmas) dan mungkin tertinggal.

"Granat asap itu kan bisa dimiliki oleh anggota kita seperti pasukan dalmas dan lain-lain. Mungkin bisa tertinggal atau lainnya. Kita belum tahu ini asalnya dari mana. Kita akan dalami nanti setelah ini," kata Gatot.

Polisi masih mengumpulkan informasi soal kepastian asal granat asap yang meledak itu. Salah satunya lewat keterangan dari dua orang korban luka yang merupakan anggota TNI.




"Kita akan kumpulkan informasi dari keterangan saksi-saksi, dari orang-orang di TKP dan korban itu sendiri. Sementara korban masih dirawat," ucapnya.

Saat ini, korban luka dirawat di RSPAD. Sore ini atau besok, polisi akan meminta keterangan dari mereka.

Simak Video "Ledakan di Monas, Ada Orang

[Gambas:Video 20detik]

Terluka"


(fdu/dhn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com