detikNews
Sabtu 30 November 2019, 04:56 WIB

Bacaan Doa Qonut, Lafal dan Artinya

Lusiana Mustinda - detikNews
Bacaan Doa Qonut, Lafal dan Artinya Doa qunut. Foto: iStock
Jakarta - Doa qunut subuh biasanya dibaca setelah i'tidal dan sebelum sujud. Seperti apa bacaan doa qunut dalam sholat dan bagaimana hukumnya?

Mengenai doa qunut, masih banyak beberapa pendapat yang mewajibkan dan juga men-sunnahkan. Dikutip dalam buku "Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah Kitab al-Adzkar Imam an-Nawawi" oleh Imam an Nawawi menuliskan, dalam sholat fardhu selain sholat Subuh, apakah disunahkan qunut atau tidak?



Dalam permasalahan ini, penetapan Imam Syafi'i terdapat tiga qoul (pendapat), sedangkan qoul (pendapat) yang ashah (paling benar) dan masyhur adalah jika orang-orang muslim tertimpa musibah, maka melakukan qunut nazilah dalam sholat fardhu selain sholat Subuh, jika tidak ada musibah maka tidak melakukan qunut.


Lafal doa qunut dan artinya menurut Imam An-Nawawi, qunut shubuh sunah muakkadah, meninggalkannya tidak membatalkan shalat, tetapi dianjurkan sujud sahwi, baik ditinggalkan sengaja atau tidak. Doa qunut shubuh adalah sebagai berikut:



اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ



"Allahummah dinii fii man hadaits, wa 'aafiinii fii man 'aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a'thaits, wa qi nii syarrama qadlaits, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa 'alaik, wa innahuu laa yadzil-lu mau waalaits, tabaarakta rabbana wa ta'alaits".


Artinya: Ya Allah berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, berilah kesejahteraan kepadku di antara orang-orang yang Engkau beri kesejahteraan kepadaku di antara orang-orang yang kau beri pertolingan, berikanlah keberkahan kepadaku pada apa-apa yang Engkau berikan kepadaku dan perliharalah aku dari kenurunkan yang Engkau putuskan, karena sesungguhnya Engkau memutuskan dan tidak diputuskan atas-Mu dan tiada kehinaan kepada orang yang telah Engkau tolong, Mahasuci Engkau wahai Tuhan kami, lagi Mahatinggi."




(lus/erd)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com