Hari Guru Nasional

Lebih Mudah Jadi Dokter Ketimbang Guru di Finlandia, Ini Alasannya

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 12:19 WIB
Foto: Ilustrasi aktivitas belajar mengajar di Finlandia (Olivier Morin/AFP/Getty Image)
Foto: Ilustrasi aktivitas belajar mengajar di Finlandia (Olivier Morin/AFP/Getty Image)
Jakarta - Hari Guru Nasional menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas guru di Indonesia. Berkaca dari Finlandia, negara yang kerap jadi rujukan soal kebijakan pendidikan, di negara itu menjadi guru lebih sulit ketimbang menjadi dokter.

Sebagaimana diketahui, hari guru diperingati pada hari ini, 25 November 2019. Guru dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Kendati demikian, guru di Indonesia masih kurang mendapat pendidikan kompetensi. Hal ini terbukti dari hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015, yang menunjukkan rata-rata nasional hanya 44,5 --jauh di bawah nilai standar 75.


Indonesia bisa berkaca pada Finlandia yang sering dianggap sebagai negara dengan kualitas pendidikan jempolan. Hal ini dibuktikan dengan penelitian Program for International Student Assessment (PISA) sejak tahun 2000 yang menempatkan negara itu di posisi nomor satu di bidang pendidikan selama satu dekade sejak tahun 2000 awal. Sedangkan pada tahun 2015, Finlandia masih menempati posisi lima besar.

Profesi guru di Finlandia merupakan profesi yang sangat dihargai. Bahkan merujuk pada penelitian berjudul 'In Finland, it's easier to become a doctor or lawyer than a teacher - Here's why' karya Sari Muhonen yang terbit di jurnal Universitas Helsinki, menjadi guru lebih susah ketimbang menjadi dokter atau pengacara.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3