detikNews
Sabtu 09 November 2019, 20:42 WIB

Mahasiswa Yogya Kembangkan Aplikasi untuk Bantu Petani Hidroponik

Angga Laraspati - detikNews
Mahasiswa Yogya Kembangkan Aplikasi untuk Bantu Petani Hidroponik Foto: Angga Laraspati/detikcom
Jakarta - Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Dedy Sulistyo (22) mempunyai sebuah inovasi untuk mengontrol kualitas air, pupuk, kelembapan, hingga suhu udara tanaman hidroponik. Temuan ini membuat petani tidak perlu lagi memonitor langsung ke kebun hidroponik karena bisa memantaunya lewat aplikasi.

"Ini produk kita yaitu Simonkori atau Sistem Monitor, Kontrol dan Irigasi yang dapat memonitor dan mengontrol kualitas air, pupuk, suhu udara, kelembapan, sama Ph air," ujar Dedy saat ditemui di Pameran Pertanian dalam Kongres II Partai NasDem di JIEXPO Kemayoran, Sabtu (9/11/2019).

"Jadi kita bisa memonitor tanaman itu lewat website maupun lewat (aplikasi) android," ujar Dedy.


Selain dapat memonitor, aplikasi Simonkori ini juga dapat mengontrol secara otomatis pemberian pupuk dan juga Ph air. Dirinya menjelaskan setiap petani hidroponik memiliki standar sendiri dalam pemberian pupuknya. Lewat aplikasi dan alat khusus, nantinya pupuk itu secara otomatis ditaburkan ke tanaman.

"Jadi nanti kalau misalkan pupuknya itu berada di bawah standar alat ini akan memberikan pupuk secara otomatis sampai ke tingkat yang ditentukan oleh petani," ujar Dedy.

Teknologi ini membuat waktu yang dimiliki petani jadi lebih efektif karena semua pengaturan dapat dilakukan secara otomatis dan semua laporan sudah tersedia di web dan aplikasi android selama ada jaringan wifi atau internet.


Aplikasi yang masih dalam tahap pengembangan ini diharapkan dapat membantu petani hidroponik dalam mengembangkan dan memajukan hasil panen hidroponik mereka. Dedy juga berharap, lewat acara ini pemerintah selalu mendukung inovasi karya anak bangsa yang tidak kalah dari karya luar negeri.

"Semoga dapat membantu anak-anak negeri dalam mengembangkan inovasinya lewat moral maupun materi, dan juga saya berterima kasih kepada NasDem karena lewat acara ini karya anak negeri dapat dikenal secara luas," ujar Dedy.

Teknologi ini dipamerkan pada acara Kongres II Partai NasDem yang bertemakan Restorasi untuk Indonesia Maju. Dalam pameran ini, terdapat 15 entitas perusahaan dan lembaga riset dan pengembangan (R&D) yang bergerak dalam bidang teknologi pertanian.

Pameran Pertanian ini menghadirkan kelompok teknologi berdayaguna bagi sektor pertanian, terbagi ke dalam 8 kategori teknologi, yaitu drone untuk sensor kesuburan tanah; drone irigasi; internet of things manajemen panen; teknologi manajemen budidaya jamur; big data manajemen panen; articial intelligence untuk otomatisasi perangkat pertanian; dan Internet of Things untuk menghubungkan antar perangkat berbasis internet.
(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com