detikNews
2019/11/08 15:49:57 WIB

Diperiksa soal Meme 'Joker', Fahira Idris Ditanya soal Kuasa dari Anies

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Halaman 1 dari 1
Diperiksa soal Meme Joker, Fahira Idris Ditanya soal Kuasa dari Anies Foto: Fahira Idris (Samsuduha/detikcom)
Jakarta - Ketua DPD RI Fahira Idris diperiksa polisi soal laporannya terhadap Ade Armando soal meme 'Joker' Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Fahira ditanya polisi apakah dirinya memiliki kuasa dari Anies untuk melapor atau tidak.

"Pertanyaan menarik apakah anda melaporkan ini karena mendapat kuasa dari gubernur," kata Fahira di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

"Saya bilang saya tidak (mendapat surat kuasa). Sejak awal saya bilang saya melaporkan ini bukan karena Pak Anies, bukan untuk Pak Anies, tidak dapat kuasa dari Pak Anies, tidak dapat kuasa dari Pemprov," sambungnya.

Fahira menjelaskan alasan dirinya melaporkan Ade Armando. Salah satunya karena mendapat banyak keluhan dari masyarakat dan dia diminta masyarakat untuk membuat laporan polisi itu.

"Saya melakukan itu karena saya melaksanakan amanat dari warga DKI Jakarta," jelas Fahira.

Total ada 13 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik kepada Fahira. Pemeriksaan berlangsung mulai pukul 10.20-15.00 WIB.



"Ada 13 total pertanyaan, sebetulnya sih saat klarifikasi hari ini pertanyaan masih mendasar seperti apa saya sehat, apa benar saya laporan ke sini, apa alasanya terus gimana kronologisnya dan apa bukti-buktinya," imbuh Fahira.

Selain itu, pada hari ini Fahira menyebut selain dirinya juga ada 2 saksi lain yang sudah diperiksa polisi pada hari ini. Dua saksi itu merupakan masyarakat biasa yang dihadirkan Fahira sebagai saksi pelapor.

"Kan hari ini 3 yang diperiksa, saya sebagai pelapor dan dua saksi saya nanti selanjutnya mungkin baru Pak Ade Armando (diperiksa)," kata Fahira.

Diketahui, Fahira Idris melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya karena mem-posting meme berupa foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan riasan wajah tokoh fiksi Joker ke Facebook. Fahira merasa tersinggung karena foto Gubernur DKI Jakarta diedit dengan riasan Joker dan disebarkan di media sosial. Ada pula narasi-narasi yang mengandung ujaran kebencian dalam posting-an Ade Armando itu.

Fahira hari ini juga sedang diperiksa oleh polisi untuk pertama kalinya dalam kasus itu. Polisi belum mengagendakan pemeriksaan terhadap terlapor, Ade Armando.


(sam/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com