detikNews
2019/10/21 05:55:40 WIB

Rencana Jokowi Pangkas Eselon Dinilai Sita Waktu dan Tak Efektif

Haris Fadhil - detikNews
Halaman 1 dari 2
Rencana Jokowi Pangkas Eselon Dinilai Sita Waktu dan Tak Efektif Foto: Agus Pambagio (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya ingin birokrasi di Indonesia lebih sederhana, salah satunya dengan memangkas eselon hanya menjadi dua level. Nantinya, eselon yang dipangkas itu bakal diganti dengan jabatan fungsional.

Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio, menilai rencana Jokowi tersebut tak akan efektif. Menurutnya, birokrasi di pemerintah memang rumit sehingga jika ingin memangkas eselon bakal butuh waktu dan energi.

"ASN itu ada peraturan-peraturannya. Untuk pengaturannya ada di tangan Menpan RB, BKN dan lain sebagainya. Birokrasi di pemerintahan itu rumit. Untuk bisa mengurai itu perlu waktu dan energi," kata Agus, Minggu (20/10/2019).



Dia mencontohkan pengaturan pejabat di salah satu kementerian yang digabung. Menurutnya, butuh waktu tiga tahun untuk mengatur pejabat di kementerian tersebut sehingga pekerjaan yang harusnya bisa dilakukan jadi tak maksimal.

"Kalau semua orang berkonsentrasi memangkas, itu lalu kerjanya apa? Itu nggak mudah, pengalaman saya mendampingi salah satu menteri yang digabung kementeriannya, 3 tahun itu kita konsentrasi jungkir balik untuk ngatur siapa duduk di situ, ngapain tugasnya apa. Sisa satu tahun lebih itu nggak efektif membereskan sektoral yang harus dibereskan," tuturnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com