detikNews
2019/10/16 17:12:49 WIB

Jokowi Tak Teken UU KPK Baru?

Elza Astari Retaduari - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jokowi Tak Teken UU KPK Baru? Presiden Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - UU KPK yang baru akan berlaku esok hari, 30 hari setelah disahkan di DPR. Muncul pertanyaan, jika baru berlaku setelah 30 hari diundangkan, apakah ini artinya Presiden Joko Widodo tidak meneken UU KPK yang baru?

UU KPK baru disahkan dalam sidang paripurna DPR 17 September 2019. Sejak saat itu, belum ada kabar apakah Jokowi sudah menekennya agar UU tersebut berlaku.

Namun pihak Istana sempat menyatakan ada salah ketik (typo) di UU KPK sehingga berkasnya dikembalikan ke DPR. Hanya, ternyata DPR sudah memperbaikinya dan mengirim kembali naskah UU KPK ke Sekretariat Negara (Setneg).


"Soal typo sudah ditandatangani. Harusnya sudah terkirim ya ke Setneg," ujar Ketua Baleg DPR periode 2014-2019 Supratman Andi Agtas saat dimintai konfirmasi, Rabu (15/10/2019).

Meski begitu, belum ada informasi yang memastikan apakah Jokowi sudah menandatangani revisi UU KPK yang menjadi kontroversi itu. Eks anggota Panja revisi UU KPK Arsul Sani juga belum bisa memastikan apakah Jokowi meneken atau tidak UU KPK.

"Ya kita lihat, kan baru ketahuannya besok," ujar Arsul Sani kepada wartawan, Rabu (16/10/2019).

Jokowi Tak Teken UU KPK Baru?Arsul Sani (Lamhot Aritonang/detikcom)

Terlepas apakah Jokowi meneken UU KPK atau tidak, Arsul menegaskan otomatis UU itu akan berlaku esok hari, Kamis (17/10/2019). Ini sesuai dengan aturan proses pembentukan perundang-undangan.

"Berdasar UU No 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, UU Perubahan Kedua atas UU KPK itu akan berlaku meski seandainya Presiden tidak tanda tangan," jelas Arsul.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com