detikNews
2019/10/15 13:47:50 WIB

Begini Jokowi 5 Tahun Lalu: Setor Nama ke KPK Sebelum Angkat Menteri

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Begini Jokowi 5 Tahun Lalu: Setor Nama ke KPK Sebelum Angkat Menteri Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimping sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/3/2018). Dalam rapat itu Jokowi mengingatkan agar para pejabat bisa menjaga stabilitas keamanan dan politik. (Rengga Sancaya)
Jakarta - Susunan kabinet untuk periode 2019-2024 telah dinyatakan rampung, tanpa melibatkan penyisiran dari KPK. Hal yang begitu kontras dibanding lima tahun lalu.

Sebagaimana diketahui, saat ini Presiden Jokowi telah rampung menyusun kabinetnya. Namun, dalam penyusunannya KPK tak dilibatkan untuk memastikan menteri yang dipilih jejaknya bersih dari kasus rasuah. KPK juga tak dimintai masukan.


Hal ini pun diungkapkan oleh Ketua KPK Laode M Syarif. Laode mengaku KPK memang tak dilibatkan dalam proses penyusunan kabinet baru Jokowi. Namun, pihaknya berharap Jokowi memilih menteri yang bersih rekam jejaknya.

"Kita tidak diikutkan tetapi kita berharap bahwa yang ditunjuk oleh presiden adalah orang-orang yang mempunyai track record yang bagus," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (Anti-Corruption Learning Center/ACLC), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (14/10).


Meski demikian, Syarif memahami bila pemilihan kabinet adalah hak prerogatif presiden. Posisi KPK disebut Syarif lebih fleksibel, tergantung permintaan dari Jokowi sebagai presiden.

"Bila dimintai (masukan), kita akan berikan masukan. Kalau tidak, tidak apa-apa. Bahwa itu saja kita berharap bahwa beliau cukup paham untuk mengetahui mana calon menteri yang mempunyai rekam jejak yang baik atau tidak," imbuh Syarif.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com