detikNews
Selasa 15 Oktober 2019, 13:45 WIB

Demi Keamanan Maritim, Kemenhub Perkuat Keahlian Petugas Pelayaran

Akfa Nasrulhak - detikNews
Demi Keamanan Maritim, Kemenhub Perkuat Keahlian Petugas Pelayaran Foto: Kondisi Pelabuah Tol Laut di Kupang (Syanti Mustika/detikFinance)
Jakarta - Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut menjadikan keamanan maritim sebagai prioritas utama. Dengan sistem keamanan maritim yang sangat baik, diyakini dapat meningkatkan efisiensi dan mendukung keberlanjutan industri pelayaran dan perdagangan.

Menurut Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Ahmad, salah satu faktor utama yang dapat menunjang terselenggaranya keamanan maritim di Indonesia adalah tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan profesional untuk mengamankan wilayah pelabuhan dan wilayah laut Indonesia.

"Untuk itulah, kami menjalin kerja sama dengan International Maritime Organisation (IMO) untuk menyelenggarakan workshop guna meningkatkan kapasitas SDM kita di bidang pengamanan kapal dan pelabuhan," ujar Ahmad, dalam keterangan tertulis, Selasa (15/10/2019).


Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan The National Workshop on ISPS Code for Designated Authority and PFSOs di Hotel Grand Inna Kuta, Bali. Ahmad menjelaskan workshop yang digelar atas kerja sama teknis di Bidang Maritim antara Ditjen Perhubungan Laut dan IMO ini, menghadirkan tenaga ahli dari IMO. Terdiri dari Colonel Michael Chen selaku Lead Facilitator yang memimpin 2 orang fasilitator lain yang berasal dari International Maritime Security Operations Team, UK Department of Transport, yakni Andrew Clarke dan Kelly Irwin.

Selain itu, lanjut Ahmad, pihaknya juga mengundang Michael D. Tappan selaku International Port Security Liaison Officer untuk Indonesia dari United States Coast Guard.

"Kami mengundang sebanyak 30 orang peserta yang bertugas sebagai petugas pengamanan kapal dan pelabuhan di Kantor Kesyahbandaran Utama, KSOP Kelas I sampai dengan IV, Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP)," kata Ahmad.


Ahmad mengungkapkan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk lebih meningkatkan implementasi ketentuan-ketentuan SOLAS Bab XI-2 dan ISPS Code di lingkungan laut Indonesia.

"Melalui workshop ini, kita berharap dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan Petugas Keamanan Fasilitas Pelabuhan (PFSO) serta petugas kesyahbandaran dalam menjalankan tugas mereka agar sesuai dengan persyaratan ketentuan IMO terkait keamanan maritim," tutup Ahmad.




Tonton juga video Kapal hingga Bus Amfibi, Calon Transportasi di Ibu Kota Baru:

[Gambas:Video 20detik]




(akn/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com