detikNews
2019/10/10 11:29:13 WIB

Renovasi Rumah Dinas Anies, Tim Pemugaran: Atap Tak Perlu Kayu Jati

Dwi Andayani - detikNews
Halaman 1 dari 2
Renovasi Rumah Dinas Anies, Tim Pemugaran: Atap Tak Perlu Kayu Jati Foto: Rumah Dinas Anies Baswedan. (Dwi Andayani/detikcom).
Jakarta - Anggaran paling mahal renovasi rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disebut untuk bagian atap. Tim Sidang pemugaran DKI Jakarta menyebut renovasi atap tak perlu kayu jati.

"Ya sebenernya nggak perlu diganti kayu jati nggak apa-apa, pake aja baja kan nggak keliatan," ujar Ketua Tim Sidang Pemugaran DKI Jakarta Bambang Eryudhawan saat dihubungi, Kamis (10/10/2019).

Bambang mengatakan, baja dapat digunakan agar bangunan dapat bertahan lebih kuat dan lama. Namun, bila yang perlu diperbaiki merupakan bagian yang terlihat maka sebagai cagar budaya perlu diperbaiki sama seperti aslinya.


"Lagipula kan yang penting bisa lebih kuat ya, umurnya jadi lebih panjang, kecuali kalau material itu nampak ya. Kalau nampak kita pastikan sama seperti aslinya," kata Bambang.

Dia juga menyebut perbaikan dapat dilakukan seluruhnya bila bangunan dasar sudah tidak bagus. Tetapi menurutnya, bila bangunan masih bagus maka tidak perlu dilakukan perbaikan secara menyeluruh.

"Tapi kalau nggak nampak, kecuali kalau kuda-kudanya sudah jelek ya, kalau kuda kuda ternyata masih baguskan tinggal diperbaiki, tidak perlu ganti semuanya," ujar Bambang.

Bambang menyebut, belum ada diskusi nonformal dengan Dinas Cipta Karya terkait renovasi. Namun, dia berharap rencana renovasi ini telah diteliti dengan benar dan anggaran yang diusulkan sesuai.

"Nggak, belum. Tapi mudah-mudahan ini Cipta Karya sudah melakukan penelitian yang benar, dan mudah-mudahan juga anggarannya cocok. Sehingga konsultan yang dipilih juga ngerti, dan pelaksanaanya juga nanti oke," tutur dia.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com