detikNews
2019/10/09 20:03:48 WIB

Tersangka Perancang Rusuh Aksi Mujahid Akui Kumpulkan Pedemo di Mabes TNI

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Tersangka Perancang Rusuh Aksi Mujahid Akui Kumpulkan Pedemo di Mabes TNI Mulyono, tersangka perancang demo rusuh. (Samsuduha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Mulyono membantah terlibat dalam rencana merusuh di Aksi Mujahid 212. Pensiunan PNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku hanya bertugas mengumpulkan mahasiswa untuk demo di depan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

"Saya itu banyak ngurusin mahasiswa yang mau demo ke Mabes (TNI)," kata Mulyono dalam wawancara khusus dengan detikcom di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Mulyono menjelaskan, pada Rabu (25/9) lalu, dia menerima sejumlah mahasiswa dari 18 kampus di Bandung untuk berdemo di Mabes TNI. Pertemuan Mulyono dengan para mahasiswa itu dilakukan di sebuah masjid di Cibubur, Jakarta Timur. Dia juga hadir di situ, saat itu.

"Saya itu setelah tanggal 25 (September) perhelatan (demo), kita nginep (bersama) anak-anak di Mabes TNI kan. Besoknya tanggal 26 masih belum juga diterima akhirnya polisi datang membubarkan," lanjut Mulyono.

Menurut Mulyono, aksi saat itu sebetulnya kondusif. Namun, pada Kamis (26/9), ada segelintir mahasiswa yang berteriak 'turunkan Jokowi' hingga kericuhan pun pecah.

"Jadi jam 05.00-06.00 pagi itu anak-anak udah bubar sebetulnya, dari (tanggal) 26 pagi, karena ada yang meneriakkan mengenai turunkan Jokowi lah, nah anak-anak pecah," katanya.

Mulyono mengaku kericuhan di aksi di depan Mabes TNI itu di luar 'skenarionya'. Dia juga mengaku tidak ada agenda menurunkan Jokowi di aksi tersebut.

"Loh, kita kan ke sini bukan untuk (mendukung) paslon 1-paslon 2, bukan untuk 212, tapi kenapa ada cerita itu," ucapnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com