detikNews
2019/10/09 12:21:58 WIB

Pengacara Klaim Munarman-Tersangka Kasus Ninoy Cuma Konsultasi Hukum

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Halaman 1 dari 1
Pengacara Klaim Munarman-Tersangka Kasus Ninoy Cuma Konsultasi Hukum Munarman berkemeja warna biru. (Samsuduha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Sekretaris Umum Front Pembelas Islam (FPI) Munarman dipanggil polisi karena namanya diseret-seret oleh salah satu tersangka penculikan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Pengacara menyebut Munarman berkomunikasi dengan salah satu tersangka untuk konsultasi masalah hukum.

"Klarifikasi aja. Itu kan ada panggilan, di dalam panggilan itu menyebutkan bahwa tersangka itu komunikasi dengan Pak Haji Munarman," jelas salah satu pengacara Munarman, Samsul Bahri, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Samsul mengatakan komunikasi antara Munarman dan tersangka itu terjadi pada 2 Oktober atau sehari setelah Ninoy dipulangkan oleh para pelaku pada 1 Oktober pagi.

"Tapi sebenarnya itu terjadi tanggal 2 Oktober, di mana dia melakukan konsultasi hukum, seperti itu kejadiannya," ucapnya.

Ninoy memenuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan sebagai saksi di kasus penganiayaan dan penculikan Ninoy. Munarman tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 11.20 WIB.



Sebelumnya, polisi menyebut Munarman diduga ikut terlibat dalam kasus penculikan disertai penganiayaan terhadap Ninoy Karundeng. Polisi mengatakan Munarman berperan memerintahkan pengurus Masjid Al-Falah, Ir Supriyadi, menghapus rekaman CCTV di masjid tersebut.

Ir Supriyadi juga disebut diperintah oleh Munarman menyalin data-data di laptop Ninoy. Dalam hal ini, Munarman sudah membantah. Munarman beranggapan dirinya meminta rekaman CCTV masjid hanya untuk melihat situasi.

"Ngawur dia... emang suka ngawur dia kalau ngasih keterangan pers. Yang saya minta rekaman CCTV masjid... karena saya pengin lihat situasi masjid saat tanggal 30 malam sampai pagi," kata Munarman saat dimintai konfirmasi, Senin (7/10).

Dalam kasus Ninoy, polisi telah menetapkan 13 tersangka dalam kasus tersebut. Ke-13 Tersangka itu adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, serta Bernard Abdul Jabbar, yang juga Sekjen PA 212. Mereka memiliki peran yang berbeda-beda.






Ingin Tak Ada Lagi Kasus Ninoy, Kapitra: Pulangkan Habib Rizieq:

[Gambas:Video 20detik]




(mei/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com