detikNews
2019/10/04 21:32:38 WIB

Yadi Tewas Saat Demo di DPR, Ibunda Kaget Jenazahnya Bengkak-Berdarah

Farih Maulana Sidik - detikNews
Halaman 1 dari 2
Yadi Tewas Saat Demo di DPR, Ibunda Kaget Jenazahnya Bengkak-Berdarah Ibu Maulana Suryadi, Maspupah, berharap ada pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya putranya. (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta - Maulana Suryadi (23) diduga tewas dalam kericuhan demonstrasi di DPR RI pada Rabu (25/9). Ibu Suryadi, Maspupah, mengaku kaget karena jenazah putranya bengkak dan berdarah.

Maspupah menceritakan sebelum kepergian Yadi ikut demo. Maspupah mengatakan putranya pergi dari rumah ketika hari sudah melewati waktu Magrib.

"Dia mandi, habis itu minjem kaus adiknya warna hitam. Terus dia ke bawah lagi sambil bilang, 'Ah, Yadi mau demo, ah' sambil ketawa-tawa. Saya tanya 'demo ke mana lu?' Dibayar katanya sambil ketawa-tawa karena orangnya memang suka bercanda dia," kata Maspupah saat ditemui di rumahnya di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019).

Maspupah kaget ketika ada polisi yang meneleponnya untuk meminta alamat rumah. Saat polisi datang, Maspupah mendengar kabar anak pertamanya itu meninggal. Dia sempat ditanya soal riwayat sakit Yadi.

"Mereka datang kemari ngabari, 'Ibu sabar ya, Suryadi sudah nggak ada'. Saya tanya kenapa? Mereka balik nanya, 'Anak ibu punya penyakit nggak?' Punya asma dari bapaknya, tapi itu juga kalau lagi kambuh. Tapi nggak sampai parah juga, paling dia kalau lagi merokok kadang dia tarik napas panjang kalau ngerasain sesak," ujar dia.

Setelah itu, Maspupah bersama kedua anaknya, Rizki dan Feby, ikut bersama polisi ke RS Polri. Dia mengatakan jenazah Yadi bengkak dan melihat darah.

"Setelah itu, naik mobil lagi ke RS Polri, masuk ke kamar lihat Suryadi sudah tergeletak. Awalnya saya nggak kenalin muka anak saya, 'ini Yadi, Ki?'. 'Yadi, Bu' kata Rizki. Jadi kok bengkak begini mukanya. Ya Allah, saya tangis-tangis tuh. Lihat badannya, masih bagus, lihat kupingnya berdarah," tuturnya.

"Saya tanya polisi, 'Kenapa kupingnya berdarah?' Kata polisi 'nahan sesaknya'. Polisi nanya mau dimandiin udah bersih atau gimana? Saya bilang mandiin di rumah neneknya saja," tambahnya.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com