detikNews
Sabtu 28 September 2019, 13:45 WIB

Gerindra Kritik Penegakan Hukum Timpang, Polisi: Semua Pelanggar Ditindak

Faiq Hidayat - detikNews
Gerindra Kritik Penegakan Hukum Timpang, Polisi: Semua Pelanggar Ditindak Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (Farih/detikcom)
Jakarta - Gerindra mengkritik penangkapan Ananda Badudu dan Dandhy Laksono dengan menyebut hukum terindikasi tumpul ke pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Polisi menyatakan semua yang melanggar hukum ditindak.

"Semua yang melanggar pidana disidik (diproses) semua," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019).



Argo mengatakan semua orang sama di mata hukum. Dia menegaskan tak ada orang yang mendapat perlakuan berbeda jika memang diduga melakukan pelanggaran pidana.

"Semua sama berlaku di mata hukum," ucapnya.

Sebelumnya, Gerindra mengatakan apa yang mereka sampaikan soal masalah hukum di era Jokowi selama kampanye benar terjadi. Menurut Gerindra, proses hukum terhadap orang yang mengkritisi Jokowi lebih cepat dibanding terhadap para pendukung Jokowi.

"Ini kan sudah kami bilang sejak dulu, sejak zaman kampanye bahwa hukum di zaman Pak Jokowi terkesan tumpul ke pendukung beliau, tapi terindikasi tajam kepada orang yang mengkritisi beliau. Itu sudah jadi rahasia umum, nggak ada yang baru," kata Wasekjen Gerindra Andre Rosiade, Sabtu (28/9).

Dia kemudian mencontohkan sejumlah orang yang disebutnya sebagai pendukung Jokowi dan sudah berulang kali dilaporkan ke polisi namun tak diproses. Andre juga menyinggung cuitan Denny Siregar soal ambulans yang disebutnya sebagai fitnah namun tak diproses polisi.



Ketua F-Gerindra DPRD Sumbar Jelaskan Teriakan 'Turunkan Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]


(haf/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com